200 Napi Kabur Jelang Salat Jumat dengan Jebol Pintu Rutan

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

200 Napi Kabur Jelang Salat Jumat dengan Jebol Pintu Rutan

Jadi jelang salat Jumat mereka kumpul, kemudian mereka bersama-sama menyerang petugas dan ada juga yang menjebol pintu sampingDirjen PAS I Wayan Dusak

Dusak menjelaskan, saat itu seluruh tahanan berkumpul hendak salat Jumat. Lalu mereka ada yang merangsek ke depan dan ada ratusan lainnya yang kabur lewat pintu samping. Total ada 1.800 tahanan di rutan itu, sedangkan kapasitas hanya 300 orang.

Tahanan yang masih dalam proses persidangan

Sekitar 200 tahanan Rutan Klas IIB atau dikenal sebagai Rutan Sialang Bungkuk kabur tepat saat Shalat Jumat. Tahanan yang masih dalam proses persidangan itu kabur seusai terjadi bentrokan di dalam rutan.

Tahanan kabur diduga karena rutan kelebihan kapasitas. Rutan yang hanya memiliki 361 ruang dihuni 1.800 tahanan.

Selain itu, bentrokan juga diduga merupakan akumulasi kekecewaan yang telah disampaikan para tahanan dengan unjuk rasa. Akhirnya tahanan berteriak-teriak keluar dari kamar II B hingga mendobrak salah satu pintunya.

Kekuatan pasukan yang diturunkan untuk menangani tahanan kabur itu yakni satu SSK dari Polresta Pekanbaru, dua SSK dari Brimobda Riau, satu SSK dari TNI, dan dua pleton anggota Sabhara Polda Riau.

3 hal yang membuat napi marah

Rutan ini sejatinya untuk 300 napi. Tapi digunakan untuk 1.800 narapidana.

Para Napi mesti membayar uang tambahan untuk mendapatkan makanan, air, dan listrik. Hal ini membuat mereka marah yang terakumulasi dengan menjebol pintu Rutan dan kabur

Para napi ini mengaku untuk bisa bertemu keluarga juga mesti membayar uang tambahan. Mereka semakin marah dengan kondisi ini.

Semua alasan ini masih didalami. Ini petugas darii TNI masih berdialog dengan para Napi. Listrik dan air juga sudah dinyalakan. Makanan juga dibagikanGuntur
(Visited 17 times, 1 visits today)