Apa dan kenapa putusan The Fed begitu berpengaruh

In Panduan Forex Pemula by Della Fitriani

Komite Pasar Terbuka Federal atau Fe­deral Open Market Committee (FO­MC) menggelar rapat pada Se­lasa-Rabu (15-16/12). Rapat ini sudah di­tunggu-tung­gu oleh warga dunia karena sa­lah satu putusannya adalah apakah Bank Sen­tral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada 17 Desember, atau tidak. Banyak kalangan menduga pertemuan itu akan memutuskan kenaikan suku bu­nga sebesar 25 basis poin (bps) ke level 0,50 persen. Jika hal ini terjadi kenaikan ini merupakan yang pertama sejak tujuh tahun lalu. (Analisa, 16/12/2015). Keputusan The Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga acuannya patut direspons positif karena dengan kebijakan itu pelaku pasar finansial di emerging market mendapatkan ketidakpastian.

Mengapa The Fed bisa begitu perkasa?

Karena itu Amerika. Negara dengan ekonomi terbesar di duniaNdiame Diop, Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia

Menurut US Bureau of Economic Analysis (BEA), perekonomian AS yang diukur dari Produk Domestik Bruto (PDB) per 2014 mencapai US$ 17.418,3 triliun. Bila dirupiahkan, nilainya sekitar Rp 226.437.900.000.000.000.000. Entah bagaimana cara menyebutkan angka ini, tapi yang jelas sangat jauh dibandingkan PDB Indonesia yang Rp 10.542,7 triliun.

Faktor kedua, lanjut Diop, dolar AS saat ini adalah mata uang global yang menjadi cadangan devisa dunia. Dolar AS bisa diterima oleh hampir seluruh negara.

Dolar adalah international currency. Banyak perdagangan di dunia memakai dolar, banyak negara yang menggunakan dolar sebagai reserveDiop

Ketika Fed Rate nanti benar-benar naik, maka bagaimana dampaknya terhadap IHSG?

Secara teori, seperti yang sudah disebut diatas, ketika Fed Rate dinaikkan maka dana investor yang ditempatkan di negara-negara diluar Amerika, termasuk Indonesia, akan berhamburan keluar menuju New York dan sekitarnya. Dan ketika itu terjadi maka IHSG mestinya bakal turun.

(Visited 31 times, 1 visits today)