Ingat Reli Dolar yang Menakjubkan di tahun 2014? Ini giliran Euro

Anda mungkin berpikir bahwa trading refleks telah mati. Sebenarnya, perjalanannya hanya melintasi Atlantik. Alih-alih bertaruh pada dolar dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di A.S., investor mata uang akan menghadapi kemungkinan bahwa hari-hari terbaik dolar berada di belakangnya setelah tiga tahun memecahkan rekor kekuatan. Semakin banyak, para pedagang mulai mengandalkan euro untuk mengambil tempat dolar sebagai perdagangan menyeluruh pasar senilai ... Baca Selengkapnya »

Dolar AS Masih Tertekan Di Sesi Asia

Dolar AS tampil sedikit melemah terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Kamis (22/Jun) hari ini. Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap mata uang-mata uang mayor, berada di posisi 97.551. mundur dari level tinggi satu bulan di angka 97.871. Dolar AS terus merosot terhadap Yen Jepang meskipun tidak ada katalis penting yang dirilis hari ini. Analis DailyFX memperkirakan, minimnya rilis indikator membuat pernyataan yang sedikit dovish dari Deputi Gubernur BoJ, Kikuo Iwata, mendapat respon yang cukup besar dari pasar. Baca Selengkapnya »

Amazon Beli Whole Foods Bikin Wall Street Positif

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S. October 31, 2016. REUTERS/Brendan McDermid Pasar saham Wall Street berakhir mix setelah banyak sentimen yang beredar. Akuisisi Whole Foods oleh Amazon.com senilai US$ 13,7 miliar (Rp 178 triliun) membuat saham-saham peritel turun. Beberapa di antaranya adalah saham Wal-Mart dan Target. Akuisisi peritel fisik ... Baca Selengkapnya »

Ijin Pembangunan Rumah AS Bulan Mei Anjlok, Terendah 8 Bulan

Building Permits atau Ijin Pembangunan Rumah AS selama bulan Mei mencatatkan penurunan terbesar dalam kurun 8 bulan terakhir, berdasarkan data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan pada hari Jumat kemarin (16/6) di awal sesi New York. Penurunan jumlah ijin membangun rumah menunjukan pasar properti Negeri Paman Sam gagal melakukan recovery selama kuartal kedua 2017 sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi sektor property AS yang terlihat goyah. Baca Selengkapnya »

Outlook Memburuk, Harga Minyak Terpuruk Di Terendah Tujuh Bulan

Di penghujung sesi perdagangan hari Rabu kemarin, harga minyak anjlok nyaris 4 persen ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Pasar disadarkan pada situasi dimana demand lemah, tetapi produksi makin meninggi; setelah rilis laporan oil inventory Amerika Serikat serta proyeksi limpahan surplus minyak internasional. Hingga Kamis ini (15/6), harga minyak masih di bawah tekanan. Baca Selengkapnya »

IHSG Menguat Tipis di Awal Sesi Perdagangan

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali berlanjut pada Rabu ini. Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memperkirakan IHSG di kisaran support 5.668 dan resistance pada 5.760. Laju IHSG positif sejak kemarin. Kemarin, IHSG ditutup menguat 16,21 poin atau sebanyak 0,28 persen ke level 5.707,64. Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut pada awal perdagangan hari ini, Rabu ... Baca Selengkapnya »

Survei NAB Terbaru Masih Solid, Dolar Australia Mendaki

Dolar Australia tampak mendaki terhadap Dolar AS di sesi Asia, Selasa (13/Jun) pagi ini. Laporan mengenai survei Bisnis NAB yang lebih rendah daripada ekspektasi, diabaikan oleh Dolar Australia karena dianggap masih menunjukkan outlook perekonomian yang baik. National Australia Bank (NAB) menyurvei lebih dari 400 perusahaan untuk menghimpun indeks Kondisi Bisnis. Hasilnya, indeks tersebut menunjukkan angka 12 poin pada bulan Mei, jauh di atas rata-rata 5 poin. Sedangkan, indeks Kepercayaan Bisnis Australia menurun ke poin 7 dari poin 13, tetapi itu berarti bahwa jumlah pebisnis yang optimistis masih lebih banyak daripada jumlah pebisnis yang pesimistis. Baca Selengkapnya »

Dolar Stabil Awal Pekan, Prediksi Goldman Sachs Tentang Fed Hike

Dolar AS mengawali minggu ini, Senin (12/Juni), dengan pergerakan yang stabil. Indeks Dolar berada pada angka 97.255, menyusul kenaikan pada hari Jumat lalu di angka 97.500. Dolar mendapat support dari yield obligasi pemerintah AS yang sempat meluncur turun ke low tujuh bulan saat pasar sedang disibukkan oleh event Pemilu Inggris dan Testimoni Comey minggu lalu. Yield obligasi tersebut kemudian berbalik naik atas antisipasi kenaikan suku bunga The Fed. Baca Selengkapnya »

Catatan Akhir Pekan 10 Juni: Sterling Anjlok, Euro Terdesak, Indeks Dolar Perpanjang Rebound

Euro juga mendapat tekanan terhadap Dolar sejak Kamis 8 Juni dan ikut terseret memperpanjang bearish setelah exit poll pemilu Inggris, berhadapan dengan support 1.1170/60 yang untuk sementara masih tetap bertahan dari ancaman bearish. EUR/USD bouncing setelah menyentuh 1.1166, namun sejauh ini recovery Euro dibatasi resisten intrday 1.1195/1.1205. Tapi untuk perdagangan jangka pendek, di bawah 1.1220/40 tetap menjaga risiko bearish, berhadapan dengan support 1.1170/60 dan 1.1140/20. Baca Selengkapnya »

Bill Gross Mengatakan Resiko Pasar Tertinggi Sejak Krisis Pre-2008

Pasar A.S. berada pada tingkat risiko tertinggi sejak sebelum krisis keuangan 2008 karena investor membayar harga yang tinggi untuk peluang yang mereka ambil, menurut Bill Gross, manajer Dana Senjata Sedunia senilai $ 2 miliar Janus Henderson Global Unconstrained Bond. Kebijakan bank sentral untuk suku bunga rendah dan negatif secara artifisial menaikkan harga aset sekaligus menciptakan pertumbuhan kecil dalam ekonomi riil ... Baca Selengkapnya »

Artikel Lama Lainnya...

(Visited 288 times, 1 visits today)