Harga Emas Mengendur Karena Reli Dolar Dan Yield Obligasi AS

Naiknya mata uang Dolar AS dari level rendahnya tiga pekan menyebabkan harga emas di sesi Asia pada hari Kamis (20/04) ini mengendur. Akan tetapi, pemilu Perancis dan Inggris yang berpotensi memberikan dampak pada ekonomi Eropa serta adanya risiko geopolitik karena Korea Utara masih mendorong permintaan logam mulia emas sebagai aset perlindungan portofolio investasi tetap tinggi. Saat berita ini ditulis, harga emas berjangka di Comex New York Mercantile Exchange diperdagangkan melemah sebesar 0.16 persen menjadi 1,281 Dolar AS per troy ons dan harga emas spot menurun ke kisaran harga 1,279 Dolar AS. Sementara itu, harga emas batangan pecahan 1 gram milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk stabil di level harga Rp 595,000. Baca Selengkapnya »

Harga Emas Tergulir Sedikit Karena Profit-Taking Dan Rebound Dolar

Meskipun tensi geopolitik karena Korea Utara masih tinggi, harga emas di sesi Asia pada hari Selasa (18/04) ini terpantau melemah. Terkoreksinya harga emas ini terjadi seiring dengan aksi profit taking investor serta penguatan imbal hasil obligasi AS.Saat berita ini ditulis, harga emas spot diperdagangkan turun ke level 1,283 Dolar AS dan harga emas berjangka untuk pengiriman Juni pada Comex New York Mercantile Exchange di level 1,285 Dolar AS per troy ons, melemah sebesar 0.51 persen. Sedangkan harga emas batangan pecahan 1 gram bersertifikat milik PT Aneka Tambang (Antam) turut melandai dari sebelumnya Rp 600,000 menjadi Rp 595,000. Baca Selengkapnya »

Kondisi Geopolitik Memanas, Harga Emas Menguat Lagi

Saat berita ini diturunkan, harga emas spot diperdagangkan tinggi ke level harga 1,291 Dolar AS, naik sebesar 0.43 persen. Harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni menanjak 0.35 persen ke kisaran harga 1,293 Dolar AS per troy ons. Sementara harga emas batangan pecahan 1 gram milik PT Aneka Tambang (Antam) melambung menjadi Rp 600,000. Baca Selengkapnya »

Tensi Geopolitik Antar Emas Raih Penguatan Mingguan Terbaik 10 Bulan

Sepanjang sesi perdagangan hari Jumat kemarin, Emas berada stabil di level tinggi terhadap Dollar dan berpotensi mencatatkan penguatan terbaik dalam kurun waktu 10 bulan terakhir. Sebagai aset Safe Heaven, Emas diburu oleh Investor yang ingin mengamankan portofolio mereka ditengah semakin panasnya tensi Geopolitik kawasan Timur Tengah dan Semenanjung Korea. Baca Selengkapnya »

Emas Menjulang Tinggi Gara-Gara Trump Dan Ketegangan Geopolitik

Pelemahan mata uang Dolar AS dan peningkatan ketegangan hubungan antara AS dan Rusia membuat kenaikan harga aset safe haven seperti emas tidak terbendung. Harga emas spot saat berita ini ditulis diperdagangkan di kisaran level harga 1,286 Dolar AS dan harga emas berjangka di Comex New York Mercantile Exchange naik sebesar 0.81 persen menjadi 1,288 Dolar AS per troy ons. Harga emas batangan pecahan satu gram milik PT Antam turut menanjak ke level harga Rp 598,000 daripada sebelumnya di level harga Rp 594,000. Baca Selengkapnya »

AS Tembakkan 59 Misil Ke Suriah, Harga Emas Mendaki Tajam

Langkah militer AS yang telah meluncurkan lebih dari 50 misil ke Suriah membuat harga emas mendaki tajam di sesi Asia pada hari Jumat (07/05) ini. Saat berita ini diturunkan, harga emas spot diperdagangkan meninggi sangat signifikan ke kisaran level harga 1,268 Dolar AS, naik sebesar 1.36 persen. Sementara harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni pada Comex New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan sebesar 0.96 persen ke level harga 1,265 Dolar AS per troy ons. Baca Selengkapnya »

Emas Menguat, Pasar Khawatirkan Pertemuan Presiden AS Dan China

Harga emas spot saat ini mengalami kenaikan sebesar 0.19 persen menjadi 1,255 Dolar AS dan harga emas berjangka di Comex New York Mercantile Exchange untuk pengiriman bulan Juni menanjak signifikan sebesar 0.29 persen ke level harga 1,257 Dolar AS per troy ons. Harga emas batangan bersertifikat Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk menguat menjadi Rp 591,000 daripada level harga kemarin Rp 589,000. Baca Selengkapnya »

Emas Terperosok, Tak Bisa Menepis Kuatnya Dolar Karena Data GDP

Lagi-lagi penguatan mata uang Dolar dan sektor ekuitas AS membuat perhatian sebagian besar investor beralih dari aset safe haven seperti logam mulia emas. Kondisi ini menyeret harga emas di sesi Asia hari Jumat ini (31/03) turun signifikan dari level sesi perdagangan sebelumnya. Harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni pada Comex New York Mercantile Exchange melandai sebesar 0.38 persen ke level 1,243 Dolar AS per troy ons dan harga emas spot melemah 0.11 persen menjadi diperdagangkan di level 1,241 Dolar AS. Baca Selengkapnya »

Tunggu Brexit, Harga Emas Merosot Ke Terendah Sepekan

Harga emas terpantau melorot pada perdagangan Rabu ini (29/3), sementara pasar tengah menantikan pengumuman resmi terkait perpisahan Inggris dari Uni Eropa (Brexit) yang dijadwalkan terjadi hari ini. Tak seperti biasanya, si kuning mengabaikan loyonya Dolar di tengah keraguan kuat pada pemerintahan Presiden Donald Trump. Baca Selengkapnya »

Harga Emas Naik Karena Risiko Politik Perancis Dan Proses Brexit

Pelemahan Dolar ini memberikan dampak positif pada harga emas. Saat berita ini ditulis, harga emas spot diperdagangkan di level harga 1,245 Dolar AS dan harga emas berjangka pada Comex New York Mercantile Exchange naik menjadi 1,245 Dolar AS per troy ons. Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk turut merangkak naik dari sebelumnya Rp 585,000 ke Rp 587,000. Baca Selengkapnya »

Artikel

Lama Lainnya...

(Visited 279 times, 1 visits today)