Cara Tepat Memilih Akun PAMM

In Tips Trading by Della Fitriani

PAMM

PAMM account adalah jembatan antara Investor dan trader untuk saling bekerjasama dalam usaha di bidang market.Seperti forex,indices,stock etc.Traders menawarkan pelayanan dalam memanagement account dan investor mencari seorang traders untuk mengelola dananya.Idealnya tentu semacam kerjasama mutual simbiosme dimana diharapkan dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa mendapatkan keuntungan baik dari sisi investor maupun dari trader / manager itu sendiri.

Tips dan Trik Memilih PAMM

Memilih PAMM gampang-gampang susah.Gampang karena adanya fitur monitoring PAMM yang terlihat beberapa informasi yang penting (walaupun belum semua informasi yang dibutuhkan).Dan gampang karena ada banyaknya pilihan.Susah karena ada banyak pilihan PAMM yang dapat dipilih dan susah memilih PAMM yang tentu saja stabil profitnya dan besar returnnya.Kalo dilogikakan dalam bentuk matematika,stabilitas profit berbanding terbalik dengan besarnya profit.walaupun ada juga PAMM yang memberikan keduanya secara berbanding lurus.

Dari segala macam PAMM,ada sedikit tips dan trik yang bisa saya berikan yang bisa dijadikan sebagai salah satu cara memilah PAMM.

Setiap PAMM pasti akan tampak pada monitoring berapa jumlah investornya, artinya bila jumlahnya banyak dan perlu kita lihat secara teliti rating dan komentar yang terjadi pada dana-dana mereka selama mereka mengikuti/investasi pada suatu PAMM, maka kita perlu membaca detail komentar serta rating mereka, bila perlu dari awal PAMM tersebut diluncurkan sampai pada real time/update terbaru, karena berdasarkan pengalaman, rating dan komentar para investor pada awalnya banyak yang memberikan rating 5 bintang/terbaik, tetapi setelah PAMM berjalan beberapa bulan berubah menjadi rating hanya bintang 1 atau banyak yang mengkritik serta mendivestasikan dananya dari suatu PAMM tertentu.

Bila jumlah investor suatu PAMM cukup banyak, ini berarti proyek PAMM tersebut memiliki kinerja yang cukup baik, ditambah jumlah investor yang cukup stabil.

Umur suatu proyek akan sangat menentukan apakah PAMM tersebut sudah teruji dalam beberapa siklus ekonomi (ekspansi dan resesi dalam pemilihan pasangan mata uangnya), artinya PAMM yang memiliki umur baru beberapa hari memang masih dikategorikan dengan lebih berisiko dibandingkan dengan PAMM yang telah berumur lebih dari 1 tahun dan teruji peningkatan profitnya.

Ada yang membedakan antara PAMM yang dikelola dengan trading menggunakan robot dan manual, yaitu konsistensi dari strategi yang digunakan, artinya bila memang menggunakan robot, maka akan terjadi konsistensi yang cukup baik terutama saat meletakkan stop loss, tetapi ada pula PAMM manual yang cukup konsisten karena trader-nya memiliki pengalaman puluhan tahun, dan ini perlu dilihat pada profil pembuat PAMM (bila perlu selain kita perlu melihat beberapa akun dari investor tersebut, karena tidak jarang ada beberapa trader yang satu akun memiliki kinerja bagus tetapi akun lain kurang baik/loss. Karena ada proyek PAMM yang menggunakan trading manual tetapi tidak menerapkan stop loss, maka PAMM jenis ini sebaiknya dihindari.

Artinya setelah tahap pertama pemilihan PAMM terlewati, maka ada baiknya untuk menerapkan manajemen risiko pada dana investasi kita, yaitu dengan memiliki investasi di beberapa PAMM secara bersamaan, misalnya kita memiliki uang sebesar 1.000 USD, dan kita akan menginvestasikannya di PAMM, maka ada baiknya kita pecah menjadi lebih dari satu portofolio (menjadi 2 atau maksimal 5 PAMM), dengan masing-masing modal investasi PAMM sebesar 200 USD, karena bila terlalu banyak kita memecah investasi dana, hal ini akan membuat kita tidak fokus pada monitoring risiko, dan justru membuat investor mengalami kebingunan dalam berinvestasi di PAMM.

(Visited 13 times, 1 visits today)