Dolar AS Ungguli Euro, ECB: Spekulasi Pasar Berlebihan

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

euro-dan-dolarDolar AS beredar di level tinggi satu pekan terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Kamis (30/Mar) ini. Lemahnya Euro turut bertindak sebagai “pelampung” bagi Dolar AS sehubungan dengan prospek bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) batal memudarkan kebijakan moneter longgar. USD/JPY naik 0.1 persen ke angka 111.336 yen, mengambil jarak dengan low empat bulannya di angka 110.110 yang tercapai pada hari Senin. Sedangkan EUR/USD miring ke kanan, menyentuh level 1.0750 menjauhi high empat setengah bulan di angka 1.090 yang tersentuh pada hari Senin kemarin.

Mata uang Euro melorot sekitar 0.5 persen tadi malam, menyusul laporan Reuters yang menyebutkan bahwa para pejabat ECB mengubah sinyal kebijakan mereka dari sebelumnya. Padahal, Draghi dkk. sempat “mencubit” pasar dalam bulan ini dengan menaikkan ekspektasi kalau kebijakan moneter super longgar akan disudahi. Bahkan, muncul rumor yang menyebutkan bahwa ECB berniat menaikkan suku bunga.

Narasumber rahasia dari ECB kemarin mengatakan pada Reuters bahwa pesan yang disampaikan Mario Draghi pada rapat ECB 9 Maret lalu telah ditanggapi secara berlebihan oleh pasar. Yield obligasi Zona Euro melompat dan berujung pada meningkatnya biaya pinjaman. Pertumbuhan negara-negara berkembang di Zona Euro seperti Spanyol, Italia, dan Portugal pun bisa terhambat karena respon berlebihan tersebut. “Pasar telah mempersiapkan diri dengan ekspektasi bahwa ECB akan mengakhir moneter longgar. Namun, kabar tersebut datang dan membuyarkan spekulasi yang sudah berkembang,” kata Junichi Ishikawa, Ahli Strategi Forex Senior di IG Securities Tokyo.

Note :
Dolar AS juga mendapat dorongan dari Presiden The Fed untuk wilayah Chicago, Charles Evans, yang mengatakan bahwa dirinya masih mendukung pandangan rekan-rekan di The Fed yang lainnya untuk mendukung kenaikan suku bunga tahun ini.

zSementara itu, GBP/USD terayun-ayun di level 1.2478 dan 1.2377 (low delapan hari) pada Rabu kemarin, hingga akhirnya ditutup dnegan sedikit perubahan. Article 50 telah resmi dipicu oleh PM Inggris. Itu artinya, negosiasi Brexit resmi dimulai. Namun, pasar tak mampu menemukan arah yang jelas dalam event tersebut. GBP/USD diperdagangkan pada 1.2443 saat berita ditulis pagi ini.

(Visited 35 times, 1 visits today)