Fotografer Dituntut Karena Foto Selfie Kera

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Seorang fotografer dituntut oleh asosiasi perlindungan hewan PETA (Ethical Treatment of Animals) karena telah mengklaim foto yang sebenarnya diambil oleh seekor kera Kalimantan.

Dalam gugatannya, PETA menuntut David Slater karena telah menggunakan foto kera tersebut dalam bukunya. PETA mengatakan hak cipta foto tersebut adalah milik kera Kalimantan yang mengambil foto tersebut.

Terjadi karena seekor monyet Sulawesi melakukan selfie

Semua terjadi karena seekor monyet Sulawesi melakukan selfie pada sebuah kamera. Namun siapa sangka karena foto tersebut banyak pihak yang bersengketa, bahkan Wikipedia pun masuk dalam kasus itu. Jadi seperti apa kisah mengenai monyet yang bikin gegera Amerika itu? Simak ulasan berikut.

Semua bermula karena foto selfie “Naruto”

Awal mula dari persengketaan pelik itu dimulai saat seekor monyet melakukan selfie pada sebuah kamera milik fotografer. Ya seperti yang diketahui, bahwa monyet-monyet Sulawesi itu dikenal sudah sangat akrab pada kamera. Oleh karena itu saat melihat benda tersebut tergeletak, para monyet datang untuk menghampirinya. Seperti sudah tahu saja, para monyet itu menekan tombol yang ada dalam kamera itu dan otomatis menangkap gambar wajah Naruto. Ternyata para monyet itu memang tertarik dengan pantulan wajah mereka yang ada dalam lensa foto. Mengenai akan ditangkapnya gambar mereka saat menekan tombol kamera, mereka tidak tahu sama sekali. Para monyet itu hanya bermain-main saja dan tanpa sengaja menekan tombol.

INFO :
Setelah kisah kera lucu itu dipublikasikan, foto selfie kera itu tersebar cepat di dunia maya, termasuk di situs ensiklopedia gratis Wikipedia.

David yang menganggap foto itu adalah hasil karya profesionalnya mencoba meminta Wikipedia mencabut foto tersebut. Namun, sejauh ini upaya David gagal karena Wikipedia menganggap pemilik hak cipta foto itu adalah sang kera.

(Visited 14 times, 1 visits today)