Harga Emas Nelangsa, Investor Intai Tensi Korea Utara

In Berita Fundamental Emas by Reza Pahlevi

emasHarga emas selip lagi pada sesi perdagangan Asia Selasa ini (25/4). Harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni di divisi COMEX New York melandai 0.17% ke $1,273.77 per troy ons, sedangkan Gold Spot XAU/USD kembali ke kisaran $1273.69 saat berita ditulis. Dalam periode yang sama, Silver pun bergerak minus 0.09% ke harga $1792.0. Pelaku pasar masih mengamati perkembangan ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea, tetapi pasar saham dan keyakinan investor global telah menguat.

Pada hari Senin, harga Emas anjlok hingga 1 persen pasca lolosnya kandidat Presiden Prancis favorit pasar, Emmanuel Macron, ke Pilpres putaran kedua. Harga Emas makin merosot setelah survei dini menunjukkan ia punya peluang tinggi untuk mengalahkan saingan terdekatnya, Marine Le Pen dalam Pilpres babak berikutnya di tanggal 7 Mei mendatang. Le Pen dikenal sebagai kandidat Presiden Prancis Anti-Uni Eropa yang berpotensi meningkatkan ketegangan di benua biru. Karenanya tingginya peluang kemenangan Macron menjadi alasan bagi pasar untuk merasa lega dan melepas melepas aset-aset safe haven seperti emas.Namun demikian, Pasar tetap mengamati ketegangan-ketegangan geopolitik dan perkembangan pemerintahan Presiden Trump di Washington sebagai indikator penting bagi proyeksi ekonomi global ke depan.

Pimpinan Korea Utara, Kim Jong-Un menyatakan pada hari Minggu bahwa mereka siap menenggelamkan Kapal Induk AS, sementara dua kapal Angkatan Laut Jepang bergabung dengan barisan Kapal Induk AS di kawasan barat Samudera Pasifik. Di sisi lain, Presiden Donald Trump menyatakan ia akan memaparkan rencana reformasi pajak-nya pada “Rabu atau segera setelah hari itu”. Katanya, pemangkasan pajak masif untuk perusahaan dan perorangan dimuat dalam muatan rencana tersebut. Jika proposal ini dinilai positif oleh pasar dan Dolar menguat karenanya, maka bisa jadi makin menekan harga emas.

(Visited 6 times, 1 visits today)