Harga Minyak Turun, Dekati Level Terendah dalam 7 Bulan

In Berita Fundamental Forex by Della Fitriani

Harga minyak turun sekitar 1 persen pada perdagangan kemarin. Penurunan ini membuat harga minyak berada di level terendah dalam 7 bulan. Melansir reuters, Selasa (20/6/2017), pemicu penurunan harga karena para pemain kunci melihat ada kenaikan produksi di Amerika Serikat, Libya dan Nigeria di tengah upaya OPEC untuk membatasi produksi.

Kita melihat lebih banyak tankers yang dipakai untuk penyimpanan dan minyak mentah dari Afrika Barat dan Eropa ditawarkan ke Pantai Teluk Amerika Serikat, dan pada saat bersama kawasan itu telah menjadi eksportir minyak mentahAndrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston

Morgan Stanley mencatat terus bergulatnya harga minyak

Morgan Stanley mencatat terus bergulatnya harga minyak sepanjang tahun 2017 berjalan karena data-data terbaru yang didapat tidak menggembirakan. Alih-alih ingin memangkas produksi, pasokan OPEC justru melonjak pada bulan Mei, dimana dua anggota OPEC yaitu Libya dan Nigeria meningkatkan produksinya. Produksi minyak Libya telah meningkat lebih dari 50.000 barel per hari, setelah perusahaan minyak Libya menyelesaikan perselisihan dengan Wintershall dari Jerman.

Libya dan Nigeria selama ini dibebaskan dari kesepakatan pemotongan produksi, untuk memulihkan negaranya dari konflik internal. Sedangkan AS meningkatkan produksi minyak mentahnya, sehingga menimbulkan kekenyakan pasokan global. Data hari Jumat pekan lalu bahkan menunjukkan sebuah rekor 22 pekan berturut-turut kenaikan rig minyak Amerika Serikat.

INFO :
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun USD0,54 menjadi menetap di USD44,20 per barel di New York Mercantile Exchange.
(Visited 12 times, 1 visits today)