IHSG Dibuka Menguat, Isu Regional Bakal Pengaruhi Laju Indeks

In Berita Fundamental Ekonomi by Della Fitriani

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan saham Rabu pekan ini. Namun ada potensi pelemahan karena sentimen regional.  Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (17/5/2017), IHSG naik 14,48 poin atau 0,26 persen ke level 5.661,48. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 16,92 poin atau 0,30 persen ke level 5.663,48. Ada sebanyak 89 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 28 saham melemah dan 87 saham lainnya diam di tempat. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.664,31 dan terendah 5.655,35. Total frekuensi perdagangan saham 7.474 kali dengan volume perdagangan 326 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 240 miliar. Investor asing melakukan aksi jual sekitar Rp 4,80 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.299.

Bursa saham Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini

Bursa saham Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, menyusul terpentalnya harga minyak setelah menteri energi Rusia dan Arab Saudi mengumumkan pemotongan produksi harus diperluas sampai Maret 2018 dan mengabaikan berita politik AS tentang Presiden Donald Trump.

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 3% selama sesi kemarin menyusul berita tersebut. Arab Saudi dan Rusia adalah produsen minyak terbesar di dunia. Harga minyak AS naik 0,37% ke level USD49,02 per barel sementara minyak mentah brent naik 0,31% pada level USD51,98 per barel.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,5%. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNBC, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kemarin mengatakan, negaranya akan terus mendorong kesepakatan perdagangan trans-Pasifik, namun dia berharap AS akan bergabung kembali dalam perjanjian tersebut.

DI Korea, Indeks Kospi melonjak 0,64% pada awal perdagangan hari ini. Sementara, di Australia, S&P/ASX 200 bertambah 0,31 persen, terutama karena kenaikan sektor bahan baku yang naik 0,86%.

(Visited 13 times, 1 visits today)