Jam Terbang Atau Teori?

In Strategy Trading by Kia Pratiwi

Seorang temen trader berpendapat, gak usahlah terlalu banyak teori dalam bertrading, yang penting coba, coba dan coba. Lama-lama akan ntar juga akan bisa merasakan, posisi mana yang harus diambil. Temen trader lain berpendapat sebaliknya. Untuk bisa menjadi trader yang baik, seharusnya mengerti dasar-dasar teori trading plus pemahaman yang baik atas indikator-indikator yang digunakan.

Menurut pengalaman anda sendiri gimana tuh? Apakah anda termasuk trader yang mengandalkan keberanian plus sedikit (atau malah banyak) kenekatan saat bertrading? Apakah memang kita tidak perlu memahami indikator dan bisa bertrading hanya dengan mengandalkan perasaan?

Sering trader awalnya termasuk yang meremehkan tetek bengek teori dalam trading. Simple aja sih pemikiran yang terlintas di benak trader waktu itu, lah kan cuma menebak arah, naik atau turun… piece of cake… gampaaanng! Yah, mungkin karena menganggap gampang itu lah, akhirnya memang gampang juga kena MC. Baru setelah kena batunya, para trader newbie mulai menyadari, perlunya memahami setidaknya teori dasar untuk bertrading dengan baik. Berdasarkan pada pengalaman trading tanpa tau dasar teori sama sekali, maka trader newbie mulai belajar indikator.

Trader newbie mulai terobsesi untuk memahami teori dasar trading plus berusaha memahami sebanyak mungkin indikator maupun trading system yang ada. Kalo satu saat ada temen trader yang membicarakan trading system atau indikator yang trader newbie belum pernah denger, rata trader newbie akan segera mencari tau dan mencoba memahami indikator atau trading system itu. Kalo perlu, trading pun cuti dulu, ganti dengan googling sana sini plus nanya sana sini maupun mengubah trading system. Tapi, justru makin sering kena MC. Wah, trus gimana dong? Kok serba salah nih? Trading dengan teori seadanya, hasilnya cepet MC. Trading dengan terlalu banyak teori juga sering MC. Seringnya loss justru membuat para newbie terpacu untuk semakin ngotot cari tau. Yah, sebenernya sih dasarnya penasaran ajah, atau “gemes”, tepatnya. Soalnya, ya di trading ini  bener-bener kena batunya. Biasanya, saya ngerasa sebagai fast learner. Trading ternyata tidak segampang yang kita kira sebelumnya, tapi juga sebenernya gak serumit yang kita duga.

Solusi Untuk Trader
Kuncinya: jangan bosan dan jangan cepat menyerah. Tetaplah semangat, teruslah belajar, coba, belajar, coba… Baik jam terbang maupun teori sama pentingnya dalam forex trading. Seimbangkan teory dan praktek , Enjoy your trade!
(Visited 17 times, 1 visits today)