Kelompok Hacker Lazarus Serang Indonesia

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

hacker

Kelompok Lazarus banyak berinvestasi dalam mengembangkan varian terbaru dari malware mereka. Selama berbulan-bulan mereka mencoba untuk membuat sebuah toolset berbahaya yang tidak akan terlihat oleh solusi keamanan, tapi setiap kali mereka melakukan ini, spesialis Kaspersky Lab berhasil mengidentifikasi fitur unik dalam cara mereka membuat kode, yang memungkinkan Kaspersky Lab untuk terus melacak sampel terbaru. Sekarang, para penyerang sepertinya relatif tenang, yang mungkin berarti bahwa mereka berhenti sejenak untuk mengatur ulang gudang persenjataan mereka.

Kami yakin mereka akan segera kembali. Kesimpulannya, serangan seperti yang dilakukan oleh kelompok Lazarus menunjukkan bahwa kesalahan konfigurasi yang kecil sekalipun dapat mengakibatkan peretasan keamanan utama, yang berpotensi dapat menyebabkan perusahaan yang ditargetkan mengalami kerugian ratusan juta dolar.

Kami berharap bahwa kepala eksekutif dari perbankan, kasino dan perusahaan investasi di seluruh dunia menjadi waspada ketika mendengar nama LazarusVitaly Kamluk, Head of Global Research and Analysis Team APAC di Kaspersky Lab. (MS)

Operasi hacker Korea Utara (Korut) makin meluas

Temuan ini sudah dibuka kepada publik Senin kemarin bertepatan dengan acara konferensi keamanan siber bernama Security Analyst Summit yang digelar di Sint Maarten, Kepulauan Karibia. Pertama kali dugaan ini muncul pada 2013 saat perbankan Korsel melaporkan adanya serangan terhadap jaringannya. Korsel kemudian menuduh Korut sebagai pelakunya. Setahun kemudian, pemerintah AS menuduh Korut jadi biang kerok atas peretasan di Sony Pictures. Aktivitas peretasan keduanya sangat mirip dengan Lazarus. Kemudian di akhir 2015, para hacker Lazarus mulai mencari korban lagi, kali ini berpindah ke sistem keuangan global, menurut laporan BAE Systems, FireEye, Symantec.

Korban terakhir yang terkena peretasan mereka adalah perbankan swasta Vietnam, Gabon dan Nigeria. Hal ini diketahui oleh tim dari Kaspersky bulan lalu.  Para peneliti Kaspersky ini yakin para pelakunya berasal dari Korut. Untuk menutupi lokasi asalnya, para hacker ini menggunakan server bayangan yang jauh dari negaranya.

Hasil penyelidikan Kaspersky Lab terhadap aktivitas Lazarus

Kaspersky Lab mengungkap hasil penyelidikan terhadap aktivitas Lazarus–sebuah kelompok hacker yang diduga bertanggung jawab atas pencurian US$ 81 juta dari Bank Sentral Bangladesh pada 2016–selama lebih dari setahun.

Selama analisis forensik dari jejak-jejak yang ditinggalkan oleh kelompok ini di perbankan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) dan Eropa, Kaspersky Lab mengklaim telah memperoleh pemahaman mendalam tentang peralatan berbahaya digunakan serta bagaimana cara Lazarus beroperasi ketika menyerang lembaga keuangan, kasino, pengembang perangkat lunak untuk perusahaan investasi, dan perusahaan mata uang kripto di seluruh dunia.

(Visited 38 times, 1 visits today)