pahami apa pengertian saham bluechip

In Panduan Forex Pemula by Della Fitriani

blue chip adalah sebuah istilah dalam pasar modal yang mengacu pada saham dari perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil dan liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Istilah ini berasal dari istilah di kasino, di mana blue chips mengacu pada counter yang memiliki nilai paling besar.Saham blue chip biasanya memberikan dividen secara reguler, bahkan ketika bisnis berjalan lebih buruk dari biasanya. Biasanya seorang investor akan memilih perusahaan yang Blue Chip. Istilah saham Blue Chip artinya saham yang terpercaya untuk investasi. Sebuah perusahaan yang sahamnya Blue Chip biasanya akan menjadi idola para investor.

contoh saham blue chip yang ada di Indonesia antara lain, saham Astra Internasional, BRI, Group Lippo, Group Panin dan saham-saham besar dari perusahaan konglomerasi lainnya.Contoh Saham Bluechip Indonesia

Di Amerika saham-saham bluchip yang memang memenuhi kriteria untuk bisa disebut sebagai ‘blue chip

Di Amerika sana, saham-saham bluchip yang memang memenuhi kriteria untuk bisa disebut sebagai ‘blue chip’, diseleksi dengan ketat dan dimasukkan ke dalam satu indeks khusus, yang kita kenal dengan nama Dow Jones Industrial Average (DJIA). Sejak DJIA pertama kali diperkenalkan kepada dunia pada tahun 1896 (sudah lama sekali), Dow Jones kemudian berkembang hingga akhirnya menjadi patokan bagi seluruh investor saham di seluruh dunia. Pergerakan indeks DJIA merupakan cerminan dari pergerakan ke-30 saham-saham top di Amerika, dimana ketiga puluh saham tersebut juga merupakan saham-saham top di dunia, sehingga akhirnya pergerakan DJIA, meski tidak secara keseluruhan, dianggap sebagai representatif dari pergerakan bursa-bursa saham secara global.

Saham yang sudah masuk dalam kategori blue chip adalah saham-saham yang perusahaannya sudah mapan

Saham yang sudah masuk dalam kategori blue chip adalah saham-saham yang perusahaannya sudah mapan dan menjadi market leader. Pertumbuhannya tidak secepat perusahaan kecil namun lebih stabil dalam menghadapi kesulitan ekonomi. Istilah yang terkenal untuk blue chip ini adalah “Too Big to Fail” karena perusahaan besar memiliki modal yang besar dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya. Meskipun blue chip rata-rata memiliki pertumbuhan yang lambat tidak sepantasnya investor mengabaikannya. Ada pula saham blue chip dengan pertumbuhan yang cepat dalam melipat gandakan labanya. Dan tidak semestinya investor bersantai-santai hanya karena saham yang dibeli adalah blue chip karena saham yang dulunya blue chip bisa saja menjadi perusahaan kecil karena kalahnya dalam persaingan dan kesalahan manajemen yang mengakibatkan perusahaan merugi dan menyebabkan penurunan aset.

(Visited 12 times, 1 visits today)