Persediaan AS turun, harga minyak dunia kembali naik

In Berita Fundamental Ekonomi by Della Fitriani

Harga minyak mentah berjangka tercatat mengalami peningkatan pada awal perdagangan akhir pekan, seiring tumbuhnya optimisme bahwa Negara-negara Penghasil Minyak besar akan memperpanjang kebijakan pengurangan produksi. Upaya mengekang banjir pasokan dengan harapan menopang harga terus dilakukan.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/5/2017) harga minyak mentah berjangka Brent meningkat 12 sen di level USD52,63 per barel pada pukul 00.06 GMT, setelah kemarin berakhir dengan tambahan setengah persen. Kontrak berada dalam jalur positif dengan peningkatan 3,5% pekan ini, untuk mencetak dua pekan keuntungan.

Hal yang sama juga terjadi pada minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang menguat 14 sen menjadi USD49,49 per barel, ketika pada sesi sebelumnya menyentuh level USD49.35 per barel untuk mendekati level tertinggi sejak 26 April. Kontral menuju peningkatan mingguan mencapai sebesar 3,4%.

OPEC Lanjutkan Pemangkasan Produksi

Harga minyak naik pada penutupan perdagangan hari Kamis kemarin jelang pertemuan negara OPEC pada pekan depan. Negara-negara pengekspor di OPEC akan membahawa pemangkasan produksi untuk mengurangi pasokan global. Ini adalah program lanjutan karena sebelumnya OPEC dan non OPEC seperti Rusia sepakat untuk mengurangi produksi.

Harga minyak mentah acuan dunia Brent naik 30 sen per barel untuk menetap di level US$ 52,51 per barel seperti dilansir dari Reuters, Jumat (19/5/2017).

Sementara harga minyak mentah acuan Amerika Serikat naik 23 sen ke level US$ 49,3 per barel. Pemerhati pasar lebih percaya diri bahwa OPEC dan produsen lain seperti Rusia akan melanjutkan pemangkasan produksi hampir 1,8 juta barel per hari sampai akhir Maret 2018.

(Visited 13 times, 1 visits today)