Pesawat Luar Angkasa Cassini Ungkap Misteri di Antara Saturnus dan Cincinnya

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

cassini

Cassini–Huygens adalah sebuah pesawat angkasa yang dibuat bersama oleh NASA/ESA/ASI, yang mempelajari Saturnus dan satelit alaminya. Pesawat angkasa ini memiliki 2 bagian utama: Pengorbit Cassini milik NASA, yang dinamai dengan nama astronom Italia-Perancis Giovanni Domenico Cassini, dan Satelit Huygens milik ASI, dinamai atas nama seorang astronom, ahli matematika dan ahli fisika Belanda Christiaan Huygens. Pesawat ini diluncurkan pada tanggal 15 Oktober 1997 dan memasuki orbit Saturnus pada tanggal 1 Juli 2004. Pada tanggal 25 Desember 2004, satelit Huygens berpisah dari pengorbit dan mendarat di satelit Saturnus, Titan pada tanggal 14 Januari 2005, dan mengirim informasi tentang Titan kepada ilmuwan untuk dipelajari. Pesawat ini adalah pesawat pertama yang memasuki orbit Saturnus dan pesawat angkasa keempat yang mengunjungi Saturnus.

Sejarah Pesawat Luar Angkasa Cassini

Giovanni Domenico Cassini adalah seorang matematikawan dan astronom Italia yang lahir pada tahun 1625. Dia adalah orang pertama yang memperhatikan pembagian cincin Saturnus pada tahun 1675, sekarang lebih dari 300 tahun kemudian, sebuah probe ruang angkasa yang diabadikan dari namanya mengorbit di planet ini. Misi Cassini akan berakhir sebentar lagi, karena NASA bersiap untuk menabraknya ke permukaan Saturnus. Tapi sebelum hal itu dilakukan, Cassini kembali mengirim sebuah gambar baru Planet Bumi yang indah diantara cincin Saturnus. Terbang melalui cincin Saturnus adalah bagian dari fase terakhir misi Cassini. Hilangnya cadangan bahan bakar jadi alasan utama NASA untuk menghancurkan pesawat ke planet yang memiliki ring tersebut, Langkah ini diambil lebih baik daripada mempertaruhkan kontaminasi biologis bulan Saturnus dengan menyimpannya di sana.

Cassini Ungkap Misteri Pelanet Saturnus

Cassini lantas melesat menjelajahi ruang di antara atmosfer Saturnus yang dipenuhi hidrogen-helium dan cincinnya yang terkenal itu. Reuters melaporkan, Cassini akan memasuki ruang yang belum terjamah untuk pertama kalinya dalam sejarah, Rabu 26 April 2017 ini. Akan ada 22 upaya percobaan penjelajahan di area itu.

Untuk merayakan momen itu, mesin penacari Google pun memasang Google doodle berupa animasi. Dalam Google doodle kali ini diperlihatkan figur Cassini yang memotret ke berbagai penjuru saat melewati Saturnus yang tersenyum kepadanya.

Titik putih kecil di tengah bukanlah noda di layar Anda. Itu adalah bumi yang difoto oleh pesawat luar angkasa Cassini di anatra Cincin Saturnus/NASA

Salah satu tujuannya adalah mengambil informasi tentang komposisi atmosfer dan mempelajari materi batuan di planet tersebut. Pesawat Luar Angkasa Cassini juga akan merekam data kandungan es dan material lainnya di cincin Saturnus.

(Visited 21 times, 1 visits today)