Raih Pendanaan, Stockbit Siapkan Fitur untuk Meniru Strategi Trader Berpengalaman

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Pada tanggal 25 April 2017, platform sosial untuk para trader dan investor Stockbit mengumumkan kalau mereka telah mendapat pendanaan Pra Seri A dengan jumlah yang tidak disebutkan dari  500 Startups. Dana segar tersebut rencananya akan mereka gunakan untuk mengembangkan fitur baru yang bisa memudahkan pengguna meniru strategi investasi yang dijalankan para trader dan investor berpengalaman.

Teorinya sederhana. Kamu cukup meniru, dan biarkan orang-orang berpengalaman itu bekerja,” tutur Wellson Lo, CEO Stockbit

Berikut Contohnya


Sebagai contoh, kamu berinvestasi Rp50 juta di Stockbit. Dana tersebut nantinya akan diinvestasikan sesuai dengan portofolio investasi trader berpengalaman yang kamu follow. Sebagai gantinya, para trader berpengalaman tersebut akan mendapat bagian keuntungan dari investasi para follower mereka. Fitur ini telah dimulai pengembangannya pada tahun 2016 lalu dan akan segera tersedia di aplikasi Android dan iOS mereka. Namun belum ada tanggal pasti kapan fitur tersebut akan hadir.
Awal Berdirinya Stockbit

Stockbit sendiri merupakan platform khusus untuk para trader dan investor yang didirikan Wellson dan Johny Susanto sejak tahun 2012. Mereka mempunyai fitur utama berupa halaman Stream, yang serupa dengan linimasa Twitter, di mana kamu bisa berbagi grafik saham, tautan, dan data keuangan lainnya. Menurut Wellson, partisipasi masyarakat Indonesia di bursa saham masih sangat rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara seperti Singapura dan Cina. Dan salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dunia investasi. Masalah itulah yang coba mereka atasi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri saat ini terus berusaha untuk membangun kesadaran masyarakat tentang investasi di bursa saham, yang diharapkan Stockbit bisa membantu perkembangan jumlah pengguna mereka. Pada tanggal 23 September 2015 yang lalu, Stockbit telah memperoleh pendanaan tahap awal dari Ideosource dengan jumlah yang tidak disebutkan. Saat itu, mereka menyatakan telah mempunyai lima belas ribu pengguna terdaftar dan ratusan pengguna berbayar. Dan kini, mereka mengaku jumlah pengguna tersebut telah bertambah tiga kali lipat. Di Indonesia sendiri, telah ada beberapa startup yang juga bergerak di bisnis investasi seperti Bareksa,Idesaham, Infovesta. Namun semuanya hadir dengan model bisnis yang sedikit berbeda dengan Stockbit.

(Visited 17 times, 1 visits today)