Respek Terhadap Money Management (MM)

In Management Resiko Trading by Reza Pahlevi

Banyak cara yang bisa dilakukan seorang trader untuk mendapatkan keuntungan. Sementara untuk mengelola tingkat keuntungan, trader tidak akan bisa terlepas dari money management (MM) dalam akun. Sebab, tanpa adanya MM trader tak akan berhasil memperbesar balance secara konsisten.
Ada beberapa trader yang sudah bisa santai dan leluasa dalam mengatur modalnya dengan MM. Namun tidak sedikit pula trader yang terkena kerugian akibat tidak menaati MM yang dibuatnya sendiri. Bahkan untuk trader sekelas Soros pun awalnya mengalami rugi akibat tidak taat pada money management.

Jika kita melirik pada buku karangan Jack Schwager, Market Wizards, yang berisi wawancara terhadap beberapa trader, di dalamnya terdapat tema yang mengungkap bahwa trader tidak sepenuhnya menghormati risiko dalam trading mereka saat sedang melakukan open posisi. Hal tersebut memang sesuai dengan kenyataan. Terkadang kita melakukan open position sembarangan, tanpa tahu secara pasti apakah hasilnya benar-benar menguntungkan atau tidak.

Sayangnya, setelah beberapa kali terjadi kerugian dalam trading, seorang trader justru akan memperbesar ukuran tradingnya untuk menebus kerugian sebelumnya. Ini adalah kesalahan besar. Balance mereka akan turun drastis setelah meningkatkan ukuran trading, sebab mereka menerapkannya dengan sistem yang salah.

Hal ini disebut sebagai trading “balas dendam” atau menggandakan transaksi. Trading semacam ini seringkali menghanguskan akun, karena para trader meningkatkan ukuran trading mereka untuk menebus serangkaian kerugian. Setelah transaksi usai, apa yang didapat trader hanyalah kesedihan. Akhirnya, kebanyakan dari mereka memutuskan untuk berhenti berkarir sebagai trader.

Note :
Maka dari itu, penting sekali bagi setiap trader untuk menetapkan aturan trading dalam sistem dan menjalankannya secara disiplin. Rule dan respek terhadap money management pada gilirannya akan membantu trader untuk mengatasi kenginan “balas dendam” yang dapat menghancurkan akun trading. Ini dikarenakan oleh adanya keharusan untuk selalu mematuhi rencana trading yang telah teruji jika ingin profitabilitas akun tetap berada di jalur yang benar.
(Visited 26 times, 1 visits today)