Solusi Dilema Belajar Trading Forex Dari Kathy Lien

In Panduan Forex Pemula by Kia Pratiwi

Pernahkah Anda menemui dilema saat belajar trading forex? Ada banyak sekali pilihan yang diperkenalkan saat baru masuk di dunia trading, mulai dari cara belajar hingga strategi. Karenanya, tak heran bila banyak trader merasa kebingungan saat pertama kali mengenal trading forex. Dari sekian banyak permasalahan yang ada,  trader dan analis Forex Kathy Lien merangkum 4 hal yang paling sering menjadi dilema para pemula dan memberikan solusinya. Berikut ini uraian lengkapnya.

4 hal Solusi Dan Dilema dari Kathy Lien

1. Bagaimana Cara Memilih Media Belajar?

Ada banyak sumber belajar forex yang bisa Anda manfaatkan saat ini. Mulai dari media konvensional seperti buku hingga artikel-artikel online, info tentang seluk-beluk forex bisa diperoleh dimanapun. Nah, dari sekian banyak info tersebut, bagaimana cara memilah sumber belajar terbaik untuk pemula?

Dalam hal ini, ada 3 syarat dari Kathy Lien yang bisa digunakan untuk mendeteksi kualitas sebuah media belajar dan sumber informasi trading forex:

  1. Media belajar yang baik haruslah mampu memberikan pengentahuan dasar tentang Forex
  2. Ada Ulasan lengkap seputar analisa teknikal
  3. Dilengkapi dengan update berita fundamental penting

Informasi dasar sangatlah penting untuk memperkenalkan para pemula dengan pasar forex. Semakin transparan cara pengungkapannya, maka semakin baik pula media belajar tersebut. Ingat bahwa meskipun forex membawa peluang tak terbatas, namun ada pula kekurangan-kekurangan dan sisi gelap yang tak bisa dikesampingkan begitu saja.

Jadi, media belajar yang baik hendaknya bisa menuntun para pemula dengan arahan pengetahuan yang benar. Tak hanya menarik pendatang baru dengan iming-iming profit semata, tapi juga menginformasikan risiko kerugian yang bisa dialami. Di samping itu, adanya penjabaran tentang dasar-dasar trading juga dapat menjadi poin plus, karena akan sangat membantu trader dalam memahami garis besar cara trading dan kaidah-kaidah di pasar forex. Selain pengetahuan dasar, sumber belajar forex yang baik juga harusnya memiliki berbagai uraian tentang analisa teknikal dan bagaimana cara menerapkannya dalam trading. Mulai dari pedoman membaca chart hingga penggunaan indikator, semua informasi yang diperlukan tentang analisa teknikal akan sangat berpengaruh bagi strategi trading para pemula nantinya.

Satu lagi komponen yang tak boleh ketinggalan adalah analisa fundamental. Mengingat harga sebetulnya digerakkan oleh buyer dan seller yang perilakunya bisa dipengaruhi oleh sentimen dari berita-berita fundamental, maka wajib hukumnya bagi para pemula untuk mengetahui pentingnya peranan faktor fundamental dalam forex. Selain itu, media belajar yang baik semestinya turut memberikan dukungan analisa fundamental dengan menyajikan update berita penting dan terbaru.

2. Perlukah Menghadiri Sekolah Forex?

Jawaban dari dilema ini bisa relatif, tergantung dari kebutuhan masing-masing pemula akan manfaat sekolah forex. Dibanding sekedar belajar sendiri dari sumber-sumber informasi tentang trading forex, sekolah forex bisa memberikan panduan belajar yang lebih terarah. Jika Anda mendaftar program edukasi forex secara online misalnya, akan ada interaksi dengan pengajar dan sesama siswa. Aspek seperti itu tentunya memberi manfaat tersendiri karena memfasilitasi sarana tukar ide, pengalaman, dan tips trading.

Jadi, apabila Anda merasa perlu mendapat keuntungan dari belajar bersama dengan pembimbing dan teman-teman sesama trader, maka menghadiri sekolah forex bisa memiliki peran krusial dalam tahap belajar trading forex. Sebaliknya, mendaftar di program sekolah forex tak akan menjadi kebutuhan pokok jika Anda adalah tipe orang yang lebih suka belajar sendiri, atau senang memiliki kebebasan dalam mengumpulkan materi informasi yang ada. Apalagi, berbagai sarana edukasi semacam itu umumnya memerlukan biaya. Jadi apabila tak didukung kebutuhan mendesak, program sekolah forex justru bisa menjadi beban finansial bahkan sebelum Anda mulai bertrading.

3. Fundamental Atau Teknikal?

Setiap trader itu berbeda, ada yang memilih jalan teknikal, namun ada pula yang cenderung mengarah ke fundamental. Jika dipisahkan seperti itu, maka tak ada yang lebih baik di antara keduanya. Namun perkaranya bisa berbeda apabila Anda bisa menggabungkan teknikal dan fundamental dengan seimbang.  Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal,” jelas Kathy Lien. Analis yang menjadi partner Boris Schlossberg itu juga menekankan bahwa “…menggabungkan kedua metode tersebut dapat menghindarkan Anda dari posisi-posisi buruk. Cara seperti ini (kombinasi teknikal dan fundamental) juga bisa digunakan semua trader, baik day trader maupun pengguna swing trading.”

Berbagai teknologi platform trading dan chart harga kini sudah dilengkapi dengan tool yang menunjang pengamatan fundamental dan teknikal secara bersamaan. MetaTrader 4 contohnya, memiliki banyak sekali indikator dan tool teknikal bawaan, serta mengusung fitur feed berita forex untuk memberi informasi fundamental yang diperlukan.

4. Bagaimana Dengan Sistem Trading?

Banyak trader hingga kini masih penasaran dengan sistem trading yang dipasarkan. Baguskah sistem trading ini untuk dicoba? Apakah hasil trading nantinya sepadan dengan biaya yang dikeluarkan untuk membeli sistem trading tersebut? Sebenarnya, baik mencoba sistem trading yang dipasarkan, ataupun membangun sistem trading sendiri sama-sama tak ada salahnya. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan pada kebutuhan belajar trading forex Anda. Sistem trading yang beredar biasanya telah dibedakan menurut kategori tertentu. Ada sistem yang berfokus pada strategi trend trading, ada pula sistem dengan metodologi range trading. Namun dari sekian banyak ragam sistem yang ditawarkan, akan sangat sulit menemukan strategi berbasis analisa fundamental.

Terkait hal itu, Kathy Lien mencermati bahwa sistem trading fundamental memang sangat jarang ada di pasar forex. Hanya hedge fund dan bank-bank besar yang kebanyakan menggunakan sistem fundamental, karena biasanya metode tersebut sangat berpedoman pada persepsi jangka panjang dan tidak memberikan banyak sinyal entry. “Itulah mengapa sistem yang banyak digunakan trader individu lebih banyak berkutat pada metodologi trend atau range trading. Jarang ada sistem yang bisa mengeksplorasi keduanya sekaligus melengkapinya dengan fundamental, karena jika ada, maka bisa jadi Anda telah menemukan holy grail dalam trading,” demikian ungkap Kathy Lien.

Mengingat kelemahan sistem trading yang tak bisa sempurna memberikan sinyal, Kathy Lien punya kiat khusus bagi trader pemula. “Ingat bahwa sistem range hanya bekerja dengan baik di pasar ranging, sementara sistem trend trading cuma profitable di kala market sedang trending, dan cenderung merugikan saat diterapkan di kondisi sideways. Oleh karena itu, uji dulu sinyal dari sistem trading yang akan Anda gunakan, apakah lebih akurat di pasar trending atau ranging. Hanya dengan cara inilah Anda bisa tahu kapan saat tepat untuk menggunakan atau menghindari sinyal dari sistem tersebut,” saran Kathy Lien.

Kesimpulan Dan Saran
Belajar trading forex awalnya tampak berat dan merepotkan saat pertama mulai. Bukan hanya karena Anda perlu memahami berbagai istilah dan cara trading, namun juga akibat adanya dilema tentang media, pilihan cara belajar, metode analisa, dan pembuatan sistem trading. Sebagai solusi, Anda bisa menerapkan solusi dari Kathy Lien di atas ketika menghadapi dilema saat belajar trading forex.

“Belajar sebanyak mungkin sebelum Anda menempatkan uang dalam risiko real harusnya menjadi agenda terdepan Anda. Buku-buku trading, artikel online, mentor trading, dan akun demo bisa menjadi instrumen untuk melengkapi perjalanan Anda menempuh kesuksesan sebagai trader forex,” tutur Kathy Lien.

(Visited 10 times, 1 visits today)