Tip Sukses Menggunakan Robot Trading Berisiko Tinggi

In Tips Trading by Della Fitriani

Anda mungkin pernah mendengar istilah “robot trading”, yang sebenarnya adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk melakukan transaksi secara otomatis sesuai dengan algoritma (logika) yang telah dimasukkan ke program tersebut. Istilah lain untuk “robot trading” ini adalah “automated trading” atau “expert advisor (EA)”. Semua broker di Indonesia yang menggunakan platform trading MetaTrader (MT4) biasanya mengaktifkan fitur ini.

ada dua cara pengujian; backtest dan forward test. Backtest artinya menguji sebuah robot dengan cara menjalankannya di fitur simulasi MetaTrader yang disebut “Strategy Tester”. Metode pengujian ini menggunakan data-data pergerakan harga yang telah terjadi di masa lampau. Sedangkan forward test adalah menguji sebuah robot secara “live”.

Karena metode forward test cukup memakan waktu, maka biasanya para trader menggunakan metode backtest yang lebih cepat. Kali ini, kita akan membahas 5 langkah mudah untuk menguji robot trading bagi pemula dengan metode backtest.

Cara Bertrading Dengan Robot Trading High Risk

Robot trading berisiko tinggi sebaiknya hanya digunakan sebatas pada akun sen saja. Jika trader menggunakan akun standar (1 lot= 100,000 unit), ancaman setiap posisi untuk menyentuh batas margin call akan menjadi sangat tinggi, jika ketahanan modal tidak cukup besar.

Setidaknya, dengan ukuran lot kecil, robot trading berisiko tinggi dapat memiliki kesempatan lebih banyak untuk menutup posisi profit di atas loss. Sekali lagi, akun sen meminimalisir kerugian dengan memperkecil ukuran lot.

Leverage maksimum diperlukan untuk memperbesar ketahanan modal. Praktisnya, robot trading berisiko tinggi rata-rata membutuhkan posisi untuk floating hingga ratusan pip sampai akhirnya dapat menutup posisi dengan keuntungan. Inilah alasannya kenapa direkomendasikan menggunakan leverage di atas 1:200 (margin 0.5%).

Secara teknis, leverage tinggi tersebut memungkinkan robot trading untuk membuka posisi dengan nilai lot sekecil 0.01, walaupun modal Anda terbatas. Kontras dengan praktik umumnya di mana trader justru malah membuka nilai lot lebih besar dari 1 pada leverage tinggi.

Petunjuk pemakaian seringkali diacuhkan oleh trader, padahal segala macam informasi penting tercantum di dalamnya. Akibatnya, kesalahan dalam mengoperasikan robot trading berisiko tinggi berujung pada margin call.

Ikuti instruksi petunjuk pemakaian seperti rekomendasi minimal deposit, ukuran lot, target pair, dan lain sebagainya. Poin-poin tersebut penting untuk diperhatikan, karena developer sudah benar-benar mengatur setting robot trading sesuai panduan tersebut.

INFO :
Pada prinsipnya,EA forex bekerja mengotomatiskan sistem trading teknikal yang digunakan sehingga kita tidak perlu lagi melakukan langkah analisa, transaksi, dan close transaksi secara manual. Robot forex atau EA lebih populer dan dikenal dalam platform Metatrader 4. Platform/software trading lain tidak semuanya bisa melakukan trading otomatis.
(Visited 45 times, 1 visits today)