TIPS PSIKOLOGI #1: Pahami Bahwa Stop Loss Adalah Proteksi

In Psikologi Trading by Kia Pratiwi

Elemen waktu dapat memicu kondisi psikis yang buruk karena pada dasarnya semakin sempit waktu yang dibutuhkan, maka secara naluriah seseorang akan mengaktifkan sisi emosional akibat adanya keterbatasan waktu. Sifat dasar emosional ini aktif dikarenakan adanya sistem syaraf refleks.

SISTEM SYARAF REFLEKS

Sistem syaraf refleks adalah sebuah tindakan tanpa melalui proses di otak. Seperti halnya ketika kita nginjek paku, kena knalpot, ketusuk jarum. Sistem ini diciptakan Tuhan untuk melindungi diri kita dari bahaya. Syaraf refleks terbentuk di sumsum tulang belakang di mana jalur syarafnya tidak langsung terhubung ke otak. Saat menghindari bahaya tidak ada waktu untuk melakukan proses berpikir, sehingga sistem refleks inilah yang bermain.

Syaraf lain yang dimiliki oleh manusia adalah sistem syaraf biasa, dimana tindakan yang dilakukan telah melalui proses di otak. Sistem syaraf biasa langsung trehubung ke otak, sehingga, apapun yang akan kita lakukan akan dipikirkan lebih dahulu melalui otak. Sistem syaraf pusat bukan hanya di otak melainkan sum-sum tulang belakang.

KEUNTUNGAN SISTEM REFLEKS
Selain untuk menghindari bahaya sistem refleks bisa dilatih untuk memberikan keputusan yang cepat namun tetap baik.

Gerakan atau mindset yang dilatih secara terus menerus akan membentuk jalur baru di sistem syaraf. Maka jika kamu terus berlatih berulang-ulang reaksi kamu akan lebih baik saat harus mengambil keputusan yang cepat dibanding orang yang tidak pernah berlatih.

KORELASINYA DENGAN TRADING FOREX

Jadi tips psikologi bagi kamu yang trading dengan waktu yang cepat dan intens, ada baiknya kamu menanam mindset-mindset yang baiK. Jika kamu tidak menanam mindset-mindset baru, cuma begitu-begitu aja dan belum juga meninggalkan mindset lama yang buruk, maka kamu bertahun-tahun akan melakukan pengulangan tanpa hasil apa-apa. Jadi jangan berlatih aja tanem mindsetnya.

Jadi Apa mindsetnya? ‘gantilah kata stop loss dengan protection’

Kamu bukan menerima kerugian melainkan memproteksi diri kamu dari kerugian yang sebenarnya karena kerugian yg sebenarnya adalah risiko kamu lebih tinggi dari keuntungan yg kamu tetapkan.

(Visited 13 times, 1 visits today)