Trading Forex dengan Stop Loss : Bagaimana Dampak Positif dan Negatifnya ??

In Tips Trading by Della Fitriani

positif dan negatif

Dalam trading forex ada berbagai teknik yang dapat kita gunakan untuk mendulang profit yang konsisten. Memang untuk mendapatkan profit yang konsisten kita harus memiliki teknik, dan juga harus memahami tata cara dan sistem trading forex ini. Salah satu teknik dalam trading forex adalah stop loss. Apa sih stop loss itu ? Dan apa dampak positif dan negatifnya ?

Apa itu Stop Loss dalam Trading Forex?

Stop loss adalah nilai batasan harga terendah yg ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order atau posisi tersebut.

Bagi kebanyakan trader forex keputusan menaruh stop loss ini adalah pilihan yang tidak nyaman. Mengapa, karena itu berarti mereka telah menerima kerugian yang terjadi. Namun setiap trader forex berhak untuk memutuskan sendiri mana model trading forex yang paling cocok dengan dirinya, baik dengan menggunakan stop loss ataupun mengabaikannya, itu kembali masing2 ke trader forex itu sendiri.

Dampak Positif dan Negatif Stop Loss dalam Trading Forex?

Dampak positif menggunakan stop loss dalam trading forex adalah Anda tidak harus mengecek grafik pergerakan harga. Cukup Anda menempatkan stop loss dan resiko Anda sudah terbatasi dengan sendirinya, tanpa perlu Anda terpaku di depan monitor. Dan kabar baiknya setelah Anda menempatkan stop loss, monitor Anda diperbolehkan dalam keadaan mati.

Bisa saja terjadi skenario seperti ini, stop-loss yang Anda tempatkan hanya “dicolek” oleh pergerakan harga, lalu kemudian harga berbalik arah dan justru menemui target profit Anda. Misalnya dalam contoh transaksi yang disebutkan di atas (Buy 1 lot AUD/USD di harga 0.81400; stop-loss di harga 0.81000): setelah harga menyentuh level 0.81000 (stop-loss) ternyata kemudian harga langsung rebound dan bahkan mencapai angka 0.81800 Kejadian ini akan sangat menjengkelkan ya Traders??

Warning
Yang paling penting adalah bahwa stop loss memungkinkan seorang trader forex untuk segera membuat keputusan tanpa ada keterlibatan emosi. Orang cenderung suka dengan transaksinya ia tak mau membuang transaksi itu meskipun kerugian semakin menggunung. Trader forex seperti itu selalu berharap dan berharap pasar akan berbalik arah. Padahal, dalam penantian itu, resiko yang dihadapinya semakin membesar.
(Visited 52 times, 1 visits today)