Transaksi Yang Bisa Merugikan

In Tips Trading by Reza Pahlevi

Kalau orang bisa profit tentu kita tidak perlu mengulas kenapa mereka bisa profit. Tapi kalau trader kok rugi, nah ini nih yang perlu diteliti. Seharusnya semua trader itu profit. Karena sudah tersedia banyak informasi yang mendukung tentang strategi, sistem, psikologis, sampai tips dan triknya forex. Kok masih rugi?, ini yang kita harus ketahui kenapa mereka bisa sampai rugi.

Orang yang trading itu pastinya terlebih dahulu harus membuka posisi sebelum transaksinya menjadi profit. Kalau belum open posisi kok sudah profit? Mungkin mereka punya afiliasi, jadi setiap bulan dapat kiriman ke akun. Profit kan akunnya. Yang penting kita fokuskan dulu nih transaksi yang berpotensi merugikan akun trading. Apa sajakah yang bisa merugikan?

Banyak faktor yang mendukung datangnya rugi. Namun yang paling umum biasanya mengikuti signal-signal tak jelas. Signal yang tak jelas itu bisa kita rasakan seperti mengikuti signal milik orang lain yang belum terpercaya dan belum yakin keakuratannya. Bisa juga karena tangan kita “gatal” ingin open. Biasanya yang menarik perhatian karena market itu sendiri. Pada saat Anda sedang open posisi, kondisi market terkadang memberikan pola harga yang cenderung kita kenal. Karena kita sudah mengenalnya, cenderung mengabaikan faktor lain seperti sistem dan rule trading kita.

Jika kita hanya mengenal pola market tanpa menyadari keadaan harga saat ini termasuk fluktuatif, maka liquiditas harga, dan volume range market akan menjadikan kita lupa. Sehingga Anda terpikat untuk melakukan open posisi karena dirasa sudah waktunya atau sebatas coba-coba. Alhasil, trading yang kita lakukan tersebut menjadi bumerang. Mungkin bukan untuk saat ini, atau bulan ini. Tapi sudah meresap ke fikiran bawah sadar. Sehingga setiap kita melihat pola tersebut, seakan-akan kita akan segera melakukan transaksi. Nah hasilnya sudah tahu sendiri kan? Loss..

Begitu juga saat kita melakukan analisis. Kita sepakat untuk melakukan trading jika signal yang didapat dari hasil menganalisa dapat digunakan untuk transaksi. Namun dari 10 hasil signal biasanya yang paling valid sekitar 2 signal. Rujukan ini juga tidak mutlak, mungkin bisa 6 signal bagus dan 4 signal jelek. Jika hal ini terjadi, Ada 8 signal tidak valid yang membayangi transaksi Anda. Bagaimana rasanya trading didampingi 8 signal not valid? Deg degan atau malah senang? hihihi. Untuk mendapatkan signal yang benar-benar tepat, maka analisa jangan dilakukan cuma sekali. Namun temukan signal-signal lain sebagai tambahan analisis.

Mungkin saat ini signal yang Anda peroleh dari sistem sudah cukup tepat. Namun apakah selamanya bisa tepat? Jadi menguji signal sebelum dipakai dalam transaksi itu perlu. Semakin banyak signal, semakin dapat dipilih mana yang lebih akurat. Tentunya harus melakukan uji coba. Kalau sudah menemukan signal yang tepat apakah sudah bisa digunakan untuk transaksi? Tentu saja bisa, tinggal nanti lihat berapa persen performance dari signal tersebut. Sehingga kita gunakan sebagai acuan dimasa mendatang jika signal tersebut muncul kembali.

Banyak transaksi yang tiba-tiba loss. Terkadang faktor diri kita membawa masalah terhadap hasil keputusan pembukaan posisi. Salah satunya adanya keinginan untuk melakukan trading, sedangkan market sebetulnya tidak bagus dijadikan ajang coba-coba transaksi. Hasilnya sudah bisa dipastikan kalau keuntungan yang didapatkan kecil atau malah rugi. Jika hal ini dilakukan terus menerus, dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan dan susah dihilangkan. Solusinya ikuti sistem dengan signal yang valid.

(Visited 22 times, 1 visits today)