WhatsApp Tumbang, Zuckerberg Minta Maaf

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Layanan pesan instan WhatsApp sempat mengalami gangguan sekitar dua jam di sejumlah negara. Hal ini pun membuat pengguna WhatsApp di India, Kanada, Amerika Serikat, dan Brasil mengeluhkan masalah ini. Salah satunya di kolom komentar jejaring sosial milik bos Facebook Mark Zuckerberg.

Padahal, sebenarnya di status yang diunggah di laman Facebook-nya, Zuck sedang mengumumkan bahwa Facebook kini dipakai oleh lebih dari 1,9 miliar orang di dunia.

CEO dan pendiri Facebook itu baru saja membanggakan pencapaian WhatsApp

CEO dan pendiri Facebook itu baru saja membanggakan pencapaian WhatsApp. Di akun Facebook resminya, Zuck memasang tabel yang antara lain menyebutkan jumlah pengguna WhatsApp sudah mencapai 1,2 miliar sejagat.

Tapi di bawah postingan itu, malah banyak user yang komplain soal tumbangnya WhatsApp. Antara lain dari seorang pengguna di Brasil.

Di Brasil, kami tidak bisa menggunakan WhatsApp. Apa yang terjadi?user bernama Castro De Leo
Ayolah Mark, perbaiki ya. Aku sudah tidak lagi ingat bagaimana cara mengirim SMSpengguna lain dengan nada bercanda.

Matinya layanan WhatsApp ini paling banyak terjadi di Eropa bagian barat

Matinya layanan WhatsApp ini paling banyak terjadi di Eropa bagian barat, pesisir timur Amerika Serikat, dan Amerika Selatan. Di luar wilayah itu, ada pula beberapa negara yang turut kesulitan mengakses WhatsApp. Bukti lumpuhnya WhatsApp ini bisa dilihat dari situs Down Detector. Down Detector mencatat gangguan pada WhatsApp terjadi sejak Rabu, pukul 16.10 EDT atau sekitar Kamis, pukul 03.00 WIB. Pada peta yang mereka rilis, tampak wilayah-wilayah yang tak bisa mengakses WhatsApp dengan intensitas yang berbeda.

Melihat peta tersebut, wilayah sekitar Jakarta turut kena imbas meski dengan intensitas yang biasa saja. Sementara di kawasan Asia Tenggara, Singapura dan Filipina mengalami masalah yang sama. Namun dalam peta Down Detector, intensitas WhatsApp lumpuh di Singapura jauh lebih hebat dibanding Jakarta atau Filipina. Ada kemungkinan masalah di WhatsApp ini begitu masif sehingga pemulihannya butuh waktu dan menimpa banyak wilayah. Masalah server ditengarai penyebab matinya layanan WhatsApp.

Mark tanggap dengan keluhan yang disampaikan oleh penguna layanan ciptaanya

Terlihat Mark tanggap dengan keluhan yang disampaikan oleh penguna layanan ciptaanya. Dia menuliskan ‘Kini kami tengah memperbaiki tumbanya layanan WhatsApp. Kami akan memperbaikinya agar bisa online dan kami meminta maaf’.

Sebelumnya WhatsApp sendiri dilaporkan tengah tumbang dan tidak bisa digunakan dengan sistem iOS, Android dan Windows Mobile. Namun layanan ini kini sudah diperbaiki dan bisa digunakan lagi seperti biasanya.

(Visited 11 times, 1 visits today)