10 Hal yang Banyak Di-“googling” Orang Indonesia pada 2016

In Berita Terhangat dan Terkini by Reza Pahlevi

Ada banyak topik yang diperbincangkan di ranah maya selama 2016 di Indonesia. Beberapa di antaranya mengundang rasa penasaran yang tinggi dari netizen di Indonesia sehingga banyak di-“googling” atau dicari. Menjelang akhir tahun, Google membeberkan 10 hal yang paling banyak dicari satu tahun terakhir oleh penggunanya di Indonesia. Raksasa mesin pencari tersebut menghimpunnya berdasarkan grafik puncak alias highest peak.

Beberapa topik masih hangat dalam ingatan karena terjadi baru-baru ini. Sebut saja demo 4 November atau kerap disebut “411”, gempa di Aceh, serta Donald Trump yang bulan lalu terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, menggantikan Barrack Obama. “Tahun ini orang-orang Indonesia lebih banyak ingin tahu soal beragam perspektif dari peristiwa-peristiwa yang terjadi,” kata Managing Director Google Indonesia, Tony Keusgen.

Selengkapnya, berikut 10 topik yang paling banyak mengundang rasa penasaran netizen Indonesia di kolom pencarian Google Indonesia. Pihak Google tidak membuka berapa jumlah data pencarian “keyword” tersebut, tetapi berikut urutan dari mulai yang terbanyak atau terpopuler hingga yang lebih sedikit.

Game yang dikembangkan Niantic Labs ini sempat menjadi fenomena dunia ketika diluncurkan pada Juli lalu. Sebulan setelahnya, pada Agustus 2016, Pokemon Go resmi hadir di Indonesia dan mendapat antusiasme tinggi. Google pun menobatkan Pokemon Go sebagai topik paling populer sepanjang 2016.

Pada 9 Maret lalu, gerhana matahari total melintas di sebagian besar wilayah Indonesia. Peta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa kota besar pertama yang dilalui gerhana matahari ini adalah Kota Palembang. Peristiwa langka ini menjadi obrolan masyarakat di ranah maya dan nyata, lokal maupun mancanegara. Banyak turis yang berdatangan ke kota-kota lintasan gerhana matahari di Indonesia. Topik ini menjadi yang terpopuler kedua di Google Indonesia sepanjang 2016.

Pencarian soal Timnas Indonesia menjadi populer di kolom pencarian Google selama Olimpiade musim panas di Rio de Janeiro pada Agusus lalu. Terlebih lagi, tim ganda campuran Owi-Butet berhasil meraih medali emas untuk Indonesia. Kata kunci tersebut kembali dicari selama ajang AFF yang masih berlangsung. Netizen berbondong-bondong mencari tahu berita terbaru soal tim sepak bola kebanggaan Tanah Air melalui Google.

Pada 7 Desember lalu, gempa besar kembali terjadi di Aceh. Kali ini bermagnitudo 6,5 dan menewaskan setidaknya 25 orang. Tak kurang dari 26 orang luka berat dan beberapa tempat ibadah serta ruko roboh. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di internet dan dicari tahu melalui mesin pencari Google.

Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump mencatat fenomena tersendiri di internet. Pernyataan-pernyataan kontroversialnya berhasil mengusik rasa ingin tahu netizen terkait apa saja yang berkaitan dengan dirinya.

Agustus lalu, ranah maya dibuat heboh dengan nama Mukidi. Kala itu, hampir semua konten berbau humor disisipi tokoh Mukidi. Netizen pun penasaran akan identitas asli Mukidi dan latar belakangnya secara spesifik. Siapa sebenarnya Mukidi? Ia hanyalah toko fiksi yang jadi terkenal berkat internet.

Demo 411 menjadi trending topic di Twitter dan sekaligus masuk di jejeran Top 10 pencarian Google. Aksi damai tersebut merujuk pada kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Nama Rio Haryanto ramai diperbincangkan ketika menjadi perwakilan Indonesia di ajang bergengsi Formula 1 pada Februari lalu. Menurut data Google, informasi-informasi terkait sang pebalap muda tersebut banyak ditelusuri via kolom pencarian selama 2016.

Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin pada awal 2016 berbuntut panjang hingga menjelang akhir tahun. Pada Oktober lalu, terdakwa pembunuhan yakni Jessica Kumala Wongso divonis hukuman 20 tahun penjara. Nama Jessica Wongso dan Wayan Mirna menjadi bulan-bulanan media massa. Netizen pun rajin mencari informasi teranyarnya via kolom pencarian Google.

Pianis asal Indonesia Joey Alexander diterpa puji-pujian ketika tampil di ajang bergengsi Oscar 2016. Tak cuma dari Indonesia, bocah 11 tahun itu juga mendapat decak kagum dari dunia internasional.

(Visited 29 times, 1 visits today)