2 Alasan Menguatnya Dolar AS Jelang Pertemuan Jackson Hole

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

Dolar AS tampak menguat terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Rabu (23/Agustus) pagi tadi. Mata uang AS tersebut mendapat dorongan naik dari para investor yang telah menyesuaikan posisi jelang simposium Jackson Hole akhir pekan ini. Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang mayor, naik 0.1 persen ke angka 93.605, bertambah 0.5 persen dari level sebelumnya.

Dalam catatannya di laman BK Asset Management kemarin, Kathy Lien menyebutkan ada beberapa alasan mengapa Dolar AS menguat terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya pekan ini. Pertama, dari segi politik, para investor merasa lega karena Korea Utara rupanya tidak membuat ulah baru meskipun ada latihan gabungan militer AS-Korsel minggu lalu. Begitupun Presiden Donald Trump, tidak mengeluarkan komentar berdampak fatal dalam pertemuan dengan para pendukungnya di Phoenix kemarin malam.

Kedua, imbal hasil US Treasury masih menunjukkan kenaikan, dan akan terus berlanjut menjelang Konferensi Jackson Hole. The Fed diekspektasikan akan mempersiapkan pasar untuk menghadapi penyesuaian balance sheet. Oleh karena itu, Direktur BK Asset Management tersebut mengekspektasikan USD/JPY akan menguji level 110.

Malam nanti, ada dua data ekonomi yang akan dilaporkan oleh AS. Di antaranya adalah House Price Index dan Richmond Fed manufacturing index. Namun menurut Lien, dua data tersebut tak akan menjadi market-mover. Selain itu, Robert Kaplan, salah satu presiden The Fed wilayah yang juga anggota FOMC, dijadwalkan akan berpidato besok. Kaplan diperkirakan akan menyoroti inflasi dan bersentimen lebih dovish.

USD/JPY tampak naik 0.1 persen menuju level 109.71 di pembukaan sesi Asia pagi ini. Namun saat berita ini ditulis, penguatan tersebut tak berlanjut dan USD/JPY turun ke angka 109.42, meskipun masih jauh dari low empat bulan di angka 108.60. Penguatan Yen, menurut laporan Reuters, adalah dampak dari pidato Donald Trump di Phoenix mengenai government shutdown tadi malam, meskipun menurut Kathy Lien, hal itu tidak terlalu berpengaruh.

Note :
Sementara itu, EUR/USD mengendur 0.1 persen ke angka 1.1746, dan diperdagangkan sideways dalam mode defensif setelah kejatuhan 0.5 persen kemarin sore.
(Visited 37 times, 1 visits today)