4 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Tentang Broker Forex

In Tips Trading by Reza Pahlevi

Masing-masing broker forex memiliki kondisi trading yang berbeda-beda. Karenanya, sebagian besar trader pemula pasti akan mengalami sedikit kebingungan ketika memilih broker forex. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai menentukan pada broker manakah Anda akan bertrading. Banyak sekali kasus dimana trader mengalami kesalahpahaman mengenai kondisi trading pada broker tertentu. Oleh sebab itu Anda perlu mengetahui beberapa hal penting mengenai broker forex. Apa sajakah hal tersebut?

Pertama, regulasi sangatlah penting dan besar pengaruhnya. Regulasi merupakan salah satu bukti bahwa broker forex tempat Anda bertrading itu terpercaya dan aman. Anda tentu tak ingin bertrading pada broker yang belum jelas bukan? Regulasi menjadi salah satu jaminan bahwa broker telah diakui oleh pihak financial suatu negara. Jadi, sebaiknya selalu pilih broker teregulasi. Jika broker Anda belum teregulasi, silakan cek review broker kami untuk melihat broker mana saja yang telah mengantongi regulasi resmi.

Ketika suatu broker memiliki fasilitas Fixed Spread atau Spread Tetap, Anda pasti tergoda untuk sign up. Hal tersebut memang terdengar sangat menggiurkan. Namun, terdapat beberapa hal perlu diingat agar tidak menimbulkan kesalah pahaman.

Fixed Spread Lebih Tinggi Dari Spread Wajar
Pada umumnya, terdapat dua jenis spread yang diberlakukan broker forex, yaitu market spread dan broker spread. Market pada dasarnya memiliki spread berubah-ubah secara tidak terduga (Floating Spread). Hal tersebut berada di luar kendali broker karena spread tersebut pun harus dibayar broker pada penyedia likuiditas untuk setiap posisi trading. Akun trading yang menggunakan Fixed Spread justru sesungguhnya hanya bisa dibuat oleh broker tipe Market Maker (Bandar). Fixed Spread yang ditetapkan sendiri oleh broker pun umumnya bernilai di atas spread yang wajar di pasar. Apalagi kalau tawaran Fixed Spread ini disertai dengan label Bebas Komisi (Free Commission), maka bisa dipastikan kalau broker mengalihkankan bea yang biasanya dikenakan dalam bentuk komisi menjadi Spread.

Fixed Spread Juga Bisa Berubah
Tidak masalah jika Anda bermain pada pasar yang tenang dan cukup sepi. Namun, tunggu saja hingga kondisi pasar berubah-ubah secara tidak terduga, kemungkinan besar Fixed Spread juga akan melonjak tinggi. Intinya, sebelum memilih tipe akun trading alternatif seperti Fixed Spread, perlu diketahui bahwa tipe alternatif seperti itu mungkin bisa memakan biaya lebih banyak. Tanyakan pada broker Anda, bacalah dengan seksama kondisi trading dan hitung biayanya.

Siapa sih yang tidak suka bonus? Siapapun pasti berpikir dengan mendapatkan bonus itu artinya mendapat uang gratis untuk bertrading. Ingat, di dunia ini tidak ada hal yang bisa didapatkan dengan cuma-cuma. Broker memberikan penawaran promosi dan bonus trading dengan tujuan agar pihaknya dapat membuat profit. Penawaran akan dibuat sedemikian rupa untuk memastikan bahwa trading klien akan menguntungkan bagi broker, atau setidaknya tidak akan membebankan biaya sepeserpun pada broker. Broker memiliki banyak cara agar perusahaannya tidak kehilangan uang pada transaksi yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memperhatikan kondisi trading berbonus sebelum mendaftar untuk penawaran tersebut. Dalam hal ini, bonus trading dan leverage adalah dua hal yangs erupa. Keduanya sama-sama penawaran menarik dari broker, tetapi bagi trader maka fungsinya bisa menguntungkan ataupun merugikan, tergantung pada bagaimana trader memperlakukannya. Jadi, ketika menemukan bonus dari broker, sebelum mengambilnya, Anda perlu menyelidiki dulu apakah bonus tersebut benar-benar layak atau tidak.

Seiring berjalannya trading Anda, ada begitu banyak yang akan dipelajari. Salah satunya adalah market spread yang telah kita singgung sebelumnya. Namun, market spread hanyalah sebagian kecil dari berbagai hal penting dalam bertrading. Pelebaran Spread, overnight fees (swap), margin used dan margin call, Stop Loss otomatis, sinyal trading, slippage, masalah teknis, dan masih banyak lagi. Oleh karena itulah, Anda wajib membaca terms and conditions. Kemudian diskusikan tiap masalah dengan trader yang lebih berpengalaman, sehingga akan memudahkan Anda sebelum membuat deal, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan. Meskipun umumnya terms and condition sangat panjang hingga membuat Anda malas untuk membacanya, tidak ada salahnya untuk mengetahui kondisi trading dengan detail daripada merugi belakangan.

Pada kenyataanya, broker tidak akan dengan sengaja menipu kliennya. Broker hanya melakukan apa yang pelaku bisnis lakukan untuk menghindari kerugian dan berusaha mengenakan biaya lebih pada klien. Calon trader harus membekali diri dengan pengetahuan sederhana seperti yang telah dijabarkan di atas, agar berada di posisi terbaik dalam menghadapi kondisi pasar forex dan menghasilkan imbal hasil investasi luar biasa.
(Visited 70 times, 1 visits today)