4 Karakter Developer yang Baik Menurut CEO GO-JEK Nadiem Makarim

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Sepanjang tahun 2016 ini, aplikasi on demand GO-JEK  telah mengakuisisi empat startup asal India, yaitu perusahaan developer LeftShift Technologi , C42 Engineering, Codelgnition, serta startup kesehatan Pianta. CEO GO-JEK Nadiem Makarim menegaskan kalau akuisisi tersebut bukan untuk mendapatkan produk, melainkan untuk mendapatkan talenta developer yang berada di balik perusahaan-perusahaan tersebut.

Penjelasan CEO-Gojek mengenai kerja sama dengan Investor

GO-JEK sendiri bisa terhubung dengan para startup tersebut berkat investor dan CTO mereka yang juga berasal dari India, yaitu Sequoia dan Ajey Gore. “Meski begitu, jumlah para developer India yang bergabung dengan kami sejauh ini masih lebih sedikit bila dibandingkan dengan developer tanah air,” tutur Nadiem. Nadiem sendiri mengakui kalau dirinya memang cenderung selektif dalam memilih developer. Itulah mengapa dari seluruh developer yang melamar untuk bergabung dengan GO-JEK, ia hanya memilih sekitar lima persen di antaranya.

Berikut 4 kriteria developer yang baik menurut CEO GO-JEK
  • Rasa penasaran yang tinggi

    Nadiem menyatakan kalau seorang developer seharusnya punya keinginan yang besar untuk terus mempelajari hal-hal baru. Mengapa? Karena menurutnya apa yang dipelajari seorang developer saat ini tidak akan berguna lagi enam bulan dari sekarang.“Merekrut developer yang berpengalaman memang baik, namun lebih baik lagi kalau kami bisa merekrut developer yang mau terus mengembangkan kemampuan mereka.”

  • Tidak mudah gelisah

    Seorang developer yang baik seharusnya bisa menjaga emosi agar tidak sering merasa gugup dan gelisah, termasuk soal struktur organisasi. Itulah mengapa Nadiem selalu mendorong para developernya untuk fokus pada pekerjaan dan tidak memikirkan tentang posisi mereka di perusahaan.

  • Berani berkata tidak

    Menurut Nadiem, salah satu ciri developer yang baik adalah berani berkata tidak terhadap suatu pendapat yang salah, meskipun developer tersebut sedang berhadapan dengan seseorang yang jabatannya lebih tinggi. “Saya sendiri selalu menunggu VP atau Senior Manager di GO-JEK untuk berkata tidak kepada saya,” canda Nadiem.

  • Bisa bergaul dengan karyawan lain

    Hal terakhir yang perlu dimiliki oleh seorang developer adalah kemampuan untuk bergaul dengan rekan kerja mereka di kantor. Menurut Nadiem, di GO-JEK pun ia selalu mendorong para developer untuk berinteraksi secara santai dengan para karyawan lain.

(Visited 82 times, 1 visits today)