Alasan kenapa trader profesional bisa profit

In Tips Trading by Della Fitriani

trader-profesional

Hingga saat ini banyak orang yang menyangsikan profesi trader forex sebagai sumber penghasilan karena berasumsi bahwa cara profit di forex harus dilakukan dengan susah payah atau profit yang diperoleh oleh seorang trader terjadi karena spekulasi atau kebetulan. Bertrading dengan susah payah artinya seorang trader amatir harus menentukan strategi terbaik atau metode yang diperoleh dengan proses trial and error. Selain itu para trader juga harus menggunakan beberapa software trading atau robot demi mendapatkan profit.

Sebenarnya banyak trader yang telah mengetahui bagaimana menghasilkan profit yang konsisten, tetapi mereka tidak menerapkan pengetahuan tersebut dengan proporsional dan tepat. Semua trader forex tentu termotivasi untuk memperoleh profit, tetapi fokus mereka kurang tepat. Motivasi trader profesional terfokus pada perolehan hasil dalam jangka panjang, sementara trader pada umumnya termotivasi untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam jangka pendek. Mungkin karena alasan ini, para trader profesional seolah tampak santai dan tanpa beban. Selain fokus pada hasil jangka panjang sebagai alasan utama, ada baiknya kita mengetahui beberapa alasan yang membuat trader profesional bisa memperoleh profit dengan konsisten.

Mungkin kita mengira kita kurang banyak meluangkan waktu guna mendalami berita-berita ekonomi yang mempengaruhi pasar hingga kita selalu lambat mengantisipasi arah pergerakan harga yang berujung pada hasil trading yang tidak konsisten. Disadari atau tidak, banyak diantara kita yang telah meluangkan waktu lebih banyak dari para trader profesional untuk menghimpun data dari berbagai sumber berita. Trader profesional juga melakukan itu, tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Yang penting bagi mereka adalah sinyal untuk trading, yang berarti layak atau tidaknya untuk membuka sebuah posisi, menutup posisi, atau menambah posisi baru pada kondisi pasar pada saat itu.

Alasan berikutnya mengapa trader berpengalaman selalu sukses memperoleh keuntungan secara konsisten adalah bertrading secara obyektif berdasarkan apa yang mereka lihat dan bukan berdasarkan dugaan atau spekulasi. Setelah mendalami perkembangan suatu berita ekonomi biasanya banyak trader yang tergoda untuk memprediksi pergerakan pasar. Padahal tindakan ini merupakan pelanggaran pada manajemen resiko bila trader hingga menggandakan ukuran lot atau menambah posisi baru hingga over trading karena merasa optimis akan pergerakan pasar.

Banyak trader forex yang sebenarnya menyadari bahwa dengan banyaknya indikator pada chart trading akan membuat bingung dan cenderung over analyzing. Menurut penuturan seorang trader profesional, pertama kali yang mereka lihat dalam chart trading adalah membaca pergerakan harga seperti apa adanya, dengan hanya menandai level-level support dan resistance. Kemampuan untuk membaca pergerakan harga secara ‘telanjang’ (naked price), tanpa indikator, adalah juga sebuah analisa teknikal. Tentu saja mereka tidak mengabaikan indikator teknikal sama sekali, tetapi mereka menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dengan proporsional.

Walaupun di pasaran banyak penawaran software trading dan robot yang namanya kadang cukup bombastis, sangat jarang trader profesional yang menggunakannya. Mereka lebih percaya pada pikiran dan analisanya sendiri. Software trading, seperti halnya juga software lainnya, berisi dengan program-program yang mengerjakan perintah yang sama secara berulang-ulang. Pada kenyataannya, pergerakan pasar sangat dinamis dan kecil kemungkinannya untuk mengulangi keadaan yang sama berkali-kali. Pada suatu keadaan tertentu bisa saja program tersebut bekerja sesuai harapan, tetapi tidak menjamin akan selalu bekerja dengan baik pada pergerakan pasar yang cenderung acak (random) dan sarat dengan pengaruh emosional para pelakunya. Bagi trader profesional, untuk memprediksi pergerakan harga pasar yang dinamis dan cenderung acak nalar yang obyektif adalah sarana trading yang terbaik.

Ada trader yang membuka posisi trading karena mendengar atau membaca komentar seorang pakar dari media mengenai sesuatu yang dianggap penting. Selang beberapa waktu kemudian pakar yang lain memberi opini yang berlawanan dengan berbagai alasan. Trader tersebut menjadi khawatir dengan posisinya, cabut atau terus? Trader profesional selalu membuat keputusan tradingnya sendiri dan hampir tidak terpengaruh oleh komentar para analis atau pakar. Mereka percaya pada cara analisanya sendiri sesuai dengan strategi trading yang telah disepakati karena hanya mereka sendirilah yang tahu persis keadaan account dan sistem portofolio dalam tradingnya.

Tips :
Jika Anda tidak memiliki rencana atau trading plan maka Anda ditakdirkan untuk gagal dalam mendapatkan keuntungan di pasar uang. Memiliki trading plan adalah suatu keharusan karena tanpa hal tersebut maka dapat saya katakan bahwa Anda hanya dan sedang berjudi. Sebuah trading plan yang baik akan menetapkan aturan yang dapat memberitahu Anda
(Visited 69 times, 1 visits today)