Analis Fundamental Atau Teknikal

In Panduan Analisa Teknikal by Reza Pahlevi

Apa itu fundamentalist dan technicalist? Begini, di kalangan para trader dikenal 2 “aliran” trader yaitu: fundamentalist dan technicalist. Pembedaan ini didasarkan pada kecenderungan analisis yang dipakai oleh masing-masing trader. Secara umum memang ada 2 tipe analisis dalam forex trading.

Yaitu analisis yang didasarkan pada berita (news) yang berpengaruh pada nilai mata uang yang kita perdagangkan. Trader yang menggunakan analsisis fundamental dalam bertrading sering digolongkan sebagai fundamentalist. Mereka memperhatikan berita (news) yang berpengaruh terhadap nilai mata uang dari pair yang mereka perdagangkan. Ada banyak news yang bisa berpengaruh terhadap nilai mata uang, baik pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Apa saja news yang berpengaruh?

analisa-fundamental-forexSecara umum biasanya news yang berkaitan dengan perekonomian atau politik dari negara yang mata uangnya kita perdagangkan. Jadi misalnya kita memperdagangkan pair EUR/USD, maka kita perlu memperhatikan news dari Negara Eropa dan Amerika Serikat. Mungkin anda berpikir: weh, ribet doong… trus di mana kita bisa memantau atau mengetahui adanya news tersebut? Jangan khawatir, sekarang ini ada banyak situs yang menyediakan data tentang news tersebut disertai dengan perkiraan pengaruhnya terhadap pasangan mata uang tertentu.

Jadi kalau anda lebih berminta untuk bergabung dengan para fundamentalist, sering-seringlah berkunjung ke situs-situs yang menyediakan berita-berita yang berkaitan dengan pergerakan nilai mata uang. Atau, broker tempat kita trading juga biasanya menyediakan fasilitas pemberitahuan (alert) tentang akan adanya news. Nah, para fundamentalist ini banyak memanfaatkan pergerakan chart yang biasanya memang mengalami pergerakan yang ekstrem saat menjelang dan sesudah news keluar. Untuk pair-pair tertentu seperti GBP/USD, pergerakan menjelang dan sesudah news bisa sebesar 20-50 pips dalam tempo tidak lebih dari 15 menit. Itulah sebabnya para fundamentalist biasa meramaikan market disaat-saat news dirilis.

Berbeda dengan para fundamentalist, trader technicalist lebih memilih untuk “menyingkir” dari market saat menjelang dan sesudah news dirilis. Mereka mengibaratkan pergerakan yang cepat karena pengaruh news jangka pendek itu seperti halnya kolam yang sedang diaduk-aduk airnya, sehingga terlihat “keruh”. Maksudnya, pergerakan “asli” dari sebuah pair tidak terlihat di saat-saat seperti itu sehingga mereka memilih menunggu “air” tenang kembali dan memperlihatkan “watak asli”nya kembali.

analisa-teknikalPara technicalist lebih mendasarkan analisis pada history pergerakan chart. Pada dasarnya, para technicalist ini percaya bahwa history pergerakan chart itu akan berulang, dan dalam sesuatu yang terlihat acak, tersembunyi pola-pola tertentu yang apabila bisa dipahami dapat dipergunakan untuk mengetahui apa yang sedang dan akan terjadi pada pergerakan chart. Trader technicalist “berkomunikasi” dengan chart melalui indikator-indikator. Dari sinyal yang diberikan oleh indikator inilah, bisa diketahui apa yang sedang terjadi atau “dilakukan” oleh suatu pair.

Pertanyaan-pertanyaan seperti: “lagi ngapain ini si GJ? Mau kemana dia, naik atau turun?” bisa dijawab dengan melihat sinyal yang diberikan oleh indikator. Ada banyak indikator yang bisa digunakan dalam forex trading. Biasanya masing-masing trader technicalist mempunyai indikator yang menjadi andalan mereka, sesuai dengan kepahaman mereka terhadap indikator tersebut.

Informasi
Nah, anda memilih menjadi fundamentalist atau technicalist? Sebenernya tidak harus dibedakan secara tegas seperti itu . Ada trader yang memilih menjadi kedua-duanya. Mereka mempunyai indikator yang menjadi andalan, tetapi juga ikut meramaikan market saat news dirilis. Semua sah-sah saja, suka-suka kita juga sebagai trader. Itulah enaknya menjadi trader.
(Visited 25 times, 1 visits today)