Apple Hapus Aplikasi VPN dan App Store Tiongkok

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Pemerintah Tiongkok dikenal ketat dalam menyensor internet, melarang warganya untuk mengakses situs-situs tertentu seperti Facebook dan Google. Kini, tampaknya Apple telah menghapuskan aplikasi VPN besar dari App Store untuk Tiongkok. Mengingat pemerintah sering menyensor konten online, banyak masyarakat Tiongkok dan pendatang yang menggunakan VPN (Virtual Private Network) agar mereka bisa tetap mengakses situs dan konten yang dilarang oleh pemerintah.

Guna mematuhi regulasi di Tiongkok

Guna mematuhi regulasi di Tiongkok, Apple mengatakan akan menghapus layanan VPN dari App Store di sana. Mengutip Reuters, Minggu (30/7/2017), hal ini menuai kritik dari para penyedia layanan VPN. Mereka bahkan menuduh Apple tunduk pada tekanan pemerintah Tiongkok. Untuk diketahui, Tiongkok sudah sejak lama memblokir sejumlah layanan dan situs web tertentu bagi pengguna internet di sana. Namun berbekal layanan VPN, pengguna internet masih dapat mengakses layanan dan situs web tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara Apple mengonfirmasi bahwa raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu memang akan menghapus aplikasi yang tidak sesuai dengan regulasi di Tiongkok dari App Store. Aplikasi yang dimaksud termasuk aplikasi berbasis di luar Tiongkok semisal layanan VPN.

ExpressVPN mengecam keras tindakan-tindakan ini

“Ini merupakan tindakan paling drastis yang telah diambil pemerintah China untuk memblokir penggunaan VPN sampai saat ini, dan kami khawatir melihat Apple membantu upaya penyensoran China,” kata perusahaan tersebut dalam posting blog. “ExpressVPN mengecam keras tindakan-tindakan ini, yang mengancam kebebasan berbicara dan kebebasan sipil.”ExpressVPN

Menggunakan VPN adalah salah satu cara orang-orang di China untuuk dapat mengakses situs berita dan media sosial, seperti The New York Times, Twitter dan Facebook – yang telah dilarang oleh pemerintah. Awal bulan ini, China dilaporkan memerintahkan tiga operator nirkabel milik negara untuk memblokir orang mengakses VPN pada tanggal 1 Februari.

(Visited 21 times, 1 visits today)