Bagaimana Memprediksi Pergerakan Harga Emas?

In Tips Trading by Della Fitriani

kenaikan-inflasi

Dalam forex, emas dan dollar USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar USD naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dollar USD menjadi lebih mahal bagi investor. Harga emas telah berada di bawah tekanan dalam beberapa bulan terakhir karena beberapa investor bertaruh bahwa peningkatan suku bunga AS akan mendorong harga lebih rendah. Logam mulia tidak membayar bunga atau dividen dan hal ini membuat investor menjauh dari emas. Kenaikan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan pengembalian (return), karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada kenaikan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika. Ekonomi AS tumbuh 3,7 persen pada kuartal II 2015, atau lebih tinggi dari perkiraan 3,3 persen. Pasar saham AS menguat menanggapi data ekonomi AS, dengan indeks S&P 500 naik lebih dari 2 persen.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan harga emas secara fundamental.

Banyaknya jumlah uang fiat yang beredar.
Semakin banyak jumlah uang yang beredar, maka akan mendorong inflasi dalam perekonomian negara terkait. Harga-harga barang naik nilainya dalam uang fiat dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mata uang tersebut.

INFO :
Sesuai hukum supply demand, naiknya permintaan emas dunia yang tidak diikuti oleh naiknya pasokan emas mengakibatkan harganya akan naik terus. Cina dan India adalah dua Negara yang paling besar menghabiskan uangnya untuk membeli emas.
(Visited 89 times, 1 visits today)