Bank Commonwealth Mungkinkan Kamu Buka Rekening Tanpa Tatap Muka dengan Tyme Digital

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Pada tanggal 2 Agustus 2017 kemarin, Bank Commonwealth resmi meluncurkan Tyme Digital, sebuah mesin serupa ATM yang memungkinan calon nasabah membuka rekening baru dalam hitungan menit. Menurut Head of Corporate Strategy & Digital Banking Solutions Bank Commonwealth, Rian Kaslan, proses pembukaan rekening masih menjadi masalah terbesar di dunia perbankan. Saat ini, untuk membuka rekening tabungan di Indonesia, butuh waktu sekitar satu jam. Mulai dari mengisi formulir, fotokopi data, menunggu pencetakan kartu ATM, verifikasi, hingga aktivasi internet banking dan mobile banking. Hal ini belum termasuk waktu mengantri di kantor cabang bank dan waktu tempuh ke lokasi tersebut.

Kini Membuka Rekening Baru Tidak Perlu KeBank


Proses pembukaan rekening melalui Tyme Digital dilakukan secara menyeluruh. Artinya, calon nasabah tidak perlu lagi mengantri di kantor cabang. Calon nasabah cukup menyiapkan KTP dan NPWP. Bila sudah e-KTP, maka data calon nasabah akan otomatis masuk dalam hitungan detik karena sudah terkoneksi dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” ujar Rian saat ditemui di kawasan Senayan. Untuk setoran awal, Rian menjelaskan mesin Tyme Digital juga telah dilengkapi mesin EDC sehingga calon nasabah bila melakukan debit untuk mengirim uang ke rekening barunya. Setiap mesin Tyme Digital ini juga dibekali tujuh puluh kartu ATM yang bisa langsung dicetak.

Sampai akhir tahun kami berencana menghadirkan Tyme Digital di tiga ratus hingga lima ratus lokasi. Tak hanya Jabodetabek, tapi juga kota di luar itu. Untuk awal-awal, Surabaya dan Bandung. Hingga hari ini, kami sudah operasikan delapan belas mesin. Sampai akhir bulan depan, sudah tiga puluh mesin,” jelasnya.

Investasi Rp66 miliar


Pada tahap awal peluncuran Tyme Digital, Rian mengungkapkan pihaknya mengeluarkan investasi tahap awal sebesar US$5 juta atau sekitar Rp66 miliar. Dengan investasi sebesar itu, Rian mengatakan Bank Commonwealth menargetkan mampu menggaet lima puluh hingga enam puluh ribu nasabah per bulannya. Untuk mencapai target tersebut, Bank Commonwealth terus mempelajari dan mengkaji ulang tempat-tempat apa yang dinilai paling nyaman bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan pembukaan rekening. Jumlah nasabah Bank Commonwealth di Indonesia sendiri hingga kini sudah lebih dari 280 ribu orang. Kami melakukan ini dengan kecepatan yang cukup agresif. Penempatan lokasi juga penting. Tidak hanya di mal, kami mencoba di daerah-daerah seperti pusat perbelanjaan, restoran, dekat supermarket. Mungkin ke depan lihat lokasi lain, seperti perkantoran dan sebagainya,” kata Rian.

 

(Visited 41 times, 1 visits today)