Bedakan Slippage dan Requote untuk hindari Loss maksimal

In Tips Trading by Della Fitriani

orang mikir

Trading forex adalah jual beli atau perdagangan mata uang asing yang melibatkan si Penjual dan Pembeli. Sama seperti perdagangan pada umumnya, bila ada barang yang dibeli sudah pasti ada penjualnya. Demikian pula kebalikannya. Namun bukan berarti ketersediaan barang itu tidak terbatas, tetapi juga ada quantitynya / stock quota.

Faktor Penting yang Harus di perhatikan

Faktor permintaan dan Penawaran adalah peran terpenting dalam hal ini. Jika barang yang ingin anda beli tidak ada mupun sudah habis , maka tentu saja and atidak akan dapat membelinya. atau biasanya anda akan menunggu stock barang yang baru. Demikian halnya dengan saat anda menjual sesuatu tetapi tidak ada pembeli yang ingin membelinya maka anda juga tidak akan bisa menjualnya. Biasanya anda pasti akan menunggu pemebeli baru yang akan datang. Lalu apabila harga di pasaran telah berubah maka and ajuga harus mengikuti harga tersebut jika ingin bertransaksi.

Jika si Penjual menawarkan di harga 100, padahal disisi lain anda ingin membeli di harga 90, Maka transaksi anda tidak akan bisa DEAL bila tidak terjadi kesepakatan. Disinilah tugas Sistem broker untuk menengahi permasalahan ini agar bisa terjadi Deal secara Otomatis dengan suatu terms and conditionnya.Contoh :

Nah .. setelah anda paham dengan kondisi diatas maka ada baiknya sekarang anda paham dengan kondisi dan istilah dalam prakteknya.

Pada setiap transaksi forex pasti pernah terjadi Slippage. Slippage bisa terjadi saat harga yang kita pesan tidak tersedia. Biasanya pada posisi pending order ( terutama pending order yang bersifat STOP, Stop Buy, Stop Sell juga termasuk Stop Loss). Jadi saat order yang kita pesan itu meleset akkbat adanya perubahan sebenarnya di pasar.

Jika anda memasang pending order di harga 100, tetapi karena adanya berita penting maka harga di pasar bergerak melompat atau sangat kencang naik ke harga 115. Nah broker pasti akan menjalankan order anda di harga 115 tersebut dan bukan di 100, karena ketidaktersediaan harga di 100 tersebut, yang dimana tidak mungkin broker memaksakan untuk mengambil di harga 100 tersebut yang semestinya di pasar tidak ada. Tetapi jika harga 100 tersebut memang ada dan tidak habis stok quotanya maka anda bisa mendapatkannya di posisi angka tersebut.Contoh :

Lalu bagaimana dengan Requote ? Apa yang membedakannya ?

Requote hampir sama dengan slippage, tetapi perbedaannya sangat jelas yaitu Slippage berlaku untuk pending order, sedangkan Requote berlaku untuk eksekusi yang dilakukan saat itu juga di market (instant executions).
Broker pasti akan mengkonfirmasi bila harga yang kita pesan tersebut ternyata sudah lewat ataupun telah kehabisan quota. Selain itu hal requote ini bisa terjadi karena faktor kecepatan koneksi internet yang menyebab tidak terburu antara kecepatan pergerakan harga dan perintah ordernya.

(Visited 38 times, 1 visits today)