Cara Mudah Menentukan Ukuran Transaksi

In Panduan Forex Pemula by Reza Pahlevi

Ukuran perdagangan atau trade size merupakan aspek penting dari setiap trading plan. Trader biasanya kurang mempertimbangkan hal ini, padahal tindakan yang demikian dapat membahayakan akun mereka sendiri. Banyak trader yang tidak mencapai target keuntungan karena menempatkan lot trading yang terlalu besar, sehingga terkadang mereka enggan memotong kerugian yang jelas-jelas tak akan berbalik lagi.

Artikel ini akan menyajikan cara mudah untuk menentukan ukuran trading yang sesuai untuk akun Anda.
Ketika ukuran trading yang Anda pasang terlalu besar, maka semua analisis yang Anda pakai tidak akan ada gunanya. Pada akhirnya, potensi risiko akan lebih besar daripada manfaatnya. Karena itu, memiliki formula untuk mengelola risiko adalah syarat mutlak untuk karir trading Anda.

Artikel ini akan menjelaskan visualisasi risiko yang ada pada ukuran trade Anda berdasarkan buku karangan Mark Douglas yang berjudul “Trading in the Zone”. Agar mudah memahami analogi ukuran perdagangan yang digunakan oleh Douglas, bayangkan Anda akan menyeberangi sebuah jurang yang besar seperti Grand Canyon.

Anggaplah lebar jembatan yang akan Anda seberangi adalah jumlah lot yang akan Anda transaksikan. Jika lebar jembatan untuk menyeberangi jurang tersebut dibangun selebar 10 jalan tol dengan konstruksi yang tepat, maka Anda tidak akan takut menyeberangi jurang itu bukan? Selain itu, kekhawatiran untuk jatuh akan lebih kecil dibanding jika jembatannya rapuh dan ringkih. Jadi, semakin besar ukuran trading yang Anda buka pada akun Anda, semakin kecil kemungkinan kerugian yang akan Anda hadapi.

Sekarang, menggunakan leverage yang tersedia secara optimal dimisalkan seperti pegangan tali tambang yang kuat pada jembatan itu. Dengan begitu, bagaimanapun fluktuasi harga yang terjadi di pasar, jika Anda memiliki pegangan yang kuat, Anda tidak perlu khawatir “terlempar” ke dalam jurang kerugian.

Ada dua aspek yang harus Anda tentukan sebelum menetapkan sebuah trade size yang tepat:
1. Berapa persen risiko Anda siapkan untuk menerima kerugian
2. Pada pip berapa Anda akan melakukan stop

Hal ini bukan tentang market dan segala sesuatu yang dilakukan market terhadap akun Anda. Jangan memikirkan apa yang akan dilakukan market, tapi tetapkanlah risiko yang sanggup Anda terima akibat pergerakan harga di market. Money Management sistem Anda-lah yang akan menuntun Anda untuk keluar dari trade melalui “jalan yang benar”.

Trader yang cerdas juga akan selalu membuat jurnal perdagangan yang akan selalu mengupdate ekuitas akun mereka dan seberapa besar risiko yang bisa diperhitungkan dalam satu kali trading. Jika memiliki modal $10,000 dengan batas risiko maksimal 2%, berarti Anda hanya akan kehilangan maksimal $200 pada setiap trading. Hal ini juga akan mengurangi tingkat stress pada diri trader jika sewaktu-waktu harga melawan transaksi mereka.

Note :
Tetapkanlah setidaknya 2% batasan risiko untuk setiap akun Anda. Hal ini akan mencegah Anda untuk membuat transaksi yang terlalu besar berdasarkan seberapa baik trading plan Anda. Trader yang cerdas tidak akan pernah mengabaikan manajemen risiko.
(Visited 41 times, 1 visits today)