CEO BBM: Kami Ingin Menjadi Aplikasi Serba Bisa Seperti WeChat

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Di Cina, kamu bisa menggunakan aplikasi chat WeChat untuk melakukan banyak hal, mulai dari melakukan pembayaran, membaca artikel di internet, hingga membangunkan kamu di pagi hari dengan musik yang akan berbunyi di jam tertentu. Kamu bahkan bisa tetap menjalankan aktivitas kamu sehari-hari dengan hanya menggunakan Wechat, dan meninggalkan semua aplikasi lain. Hal inilah yang ingin ditiru oleh aplikasi chat BBM di Indonesia. “Kami ingin menjadi seprti WeChat di Cina, LINEdi Jepang, dan KakaTalk di Korea,” tutur Matthew Talbot, CEO BBM

Pembaharuan BBM

Hal ini pun telah ia buktikan dengan menghadirkan berbagai macam fitur selain chat di dalam aplikasi BBM. Dengan BBM, kini kamu sudah membeli pulsa telepon dan listrik, menonton video, bermain game, membaca berita, hingga berbelanja lewat BBM Shopping, dan membeli tiket perjalanan dengan BBM Travel. Dan semua fitur tersebut berhasil dihadirkan BBM setelah mereka menjual lisensi pengembangan aplikasi mereka kepada perusahaan media besar di tanah air,Emtek.

Menurut Talbot, pembicaraan terkait pembelian lisensi BBM ini bermula ketika ia bertemu dengan Adi Sariaatmadja, CEO dari KMK Online yang merupakan anak perusahaan dari Emtek, pada sebuah acara Google. “Kami bertemu di bulan Januari 2016, dan di bulan Februari kami telah mulai berbincang tentang kemungkinan pembelian lisensi BBM,” jelas Talbot. Proses tersebut akhirnya selesai di bulan Juni 2016, dan BBM pun resmi menjadi milik Emtek. Saat ini seluruh karyawan BBM juga telah menjadi karyawan Emtek, meski masih berlokasi di negara lain seperti Kanada dan Singapura. Talbot mengakui kalau tak mudah baginya menyatukan karyawan dari berbagai negara untuk bersama-sama mengembangkan aplikasi BBM. “Namun dengan proses dan manajemen yang baik, semuanya akan baik-baik saja,” tutur Talbot.

Saat ini, BBM telah mempunyai 64 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia, dengan 48 juta di antaranya selalu mengakses BBM setiap hari. Rata-rata pengguna di tanah air menghabiskan waktu selama 73 menit di dalam aplikasi BBM. “Dengan membuat lebih banyak fitur baru, kami berharap para pengguna akan menghabiskan waktu lebih lama di dalam BBM,” tutur Talbot.

Sejauh ini, penambahan fitur baru seperti Shopping dan Travel menurut Talbot masih fokus pada pengguna di Indonesia. Apabila semua fitur tersebut terbukti sukses, barulah mereka akan melakukan duplikasi ke pasar utama mereka yang lain, yaitu Afrika Selatan, Nigeria, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. “Kami telah mulai berbincang dengan para penyedia konten dan layanan yang serupa dengan Bukalapak misalnya, di negara-negara tersebut,” jelas Talbot.

Disinggung mengenai popularitas aplikasi-aplikasi chat lain seperti WhatsApp, LINE, dan Facebook Messenger di Indonesia, Talbot mengaku tak khawatir akan hal tersebut. Menurutnya, para pengguna pasti akan menggunakan lebih dari satu aplikasi chat demi bisa berbincang dengan semua jenis orang. Sebagai contoh, kamu mungkin akan menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan teman kuliah, namun kamu harus memakai BBM ketika mengobrol dengan rekan kerja. Yang terpenting bagi Talbot, para pengguna aplikasi chat tersebut harus menghabiskan waktu lebih lama di aplikasi BBM.

Setelah meluncurkan BBM Shopping dan BBM Travel minggu lalu, Talbot menyatakan kalau ia akan terus meluncurkan berbagai fitur baru di tahun 2017 nanti. Ia menyebut kalau nantinya BBM akan mempunyai fitur polling, layanan streaming musik, hingga pemesanan transportasi online. “Kami bahkan akan meluncurkan layanan mobile wallet dan chat bot di bulan Januari 2017,” ujarnya.

Untuk menghadirkan layanan mobile wallet, Talbot menyatakan kalau mereka akan menggandeng sebuah layanan pembayaran yang telah mempunyai lisensi e-money sebagai mitra. Emtek sendiri sempat dikabarkan telah mengakuisisi layanan pembayaran Doku demi menyediakan lisensi e-money untuk BBM. Sedangkan terkait chat bot, Talbot menjelaskan kalau ia akan membuka API bagi para developer yang ingin membuat layanan bot di dalam BBM. Ia pun akan membuat sebuah section khusus untuk bot yang telah dibuat.

Chat bot adalah teknologi yang ramai dikembangkan akhir-akhir ini, dan tinggal menunggu waktu hingga ia menjadi teknologi yang besar. Dan menurut saya chat bot akan menjadi sangat populer di pertengahan kedua tahun 2017 nanti.

Dengan berbagai fitur baru yang ia hadirkan, Talbot menyatakan kalau ia tidak akan berhenti mengembangkan fitur utama dari BBM, yaitu chat. Menurutnya, fitur chat tetap harus dibuat sederhana, cepat, dan bebas dari iklan. “Namun di luar itu, kami juga harus menambah berbagai fitur lain demi memenuhi kebutuhan pengguna kami yang beragam,” pungkas Talbot.

(Visited 93 times, 1 visits today)