Dalam Industri Teknologi, Perempuan Bisa Kalahkan Laki-Laki

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

wanita unggul di teknologi

Identik dengan julukan industrinya laki-laki, kehadiran perempuan di industri teknologi masih dinilai sebagai hal tidak umum oleh sebagian masyarakat. Industri teknologi yang juga diidentikan dengan komponen dan istilah sulit turut menimbulkan penilaian ketidaksesuaiannya untuk perempuan. Hal ini dinilai berbeda oleh Juliana Chen, yang kini telah bergabung ke Microsoft Indonesia. Mantan petinggi ASUS Indonesia ini menilai masyarakat memiliki kecenderungan untuk berpikir bahwa perempuan tidak mampu mempelajari atau memahami teknologi seperti kemampuan yang dimiliki laki-laki.

Namun, itu sebenarnya tidak benar. Bukan berarti juga wanita tidak menyukai teknologi. Mungkin mindset seperti ini juga yang membatasi keterlibatan wanita di industri teknologi, terutama di hal-hal yang lebih teknis

Perempuan Amerika Latin Kalahkan Dominasi Pria di Teknologi

Lilia Lobato Martinez terjaga sepanjang malam demi menonton video di laman YouTube. Bukan buat mendengarkan musik atau menonton film, melainkan ia menyaksikan tutorial akan kode komputer yang kemudian ia gunakan untuk membangun aplikasi Ool. Aplikasi buatannya ini ditujukan untuk para relawan NGO di Guadalajara, Meksiko.

Di negara asalnya, dunia teknologi dan komputer didominasi para pria. Namun, Lobato bertekad membuktikan bahwa perempuan di kompetisi teknologi juga bisa menjadi pemenang.

Perempuan berusia 18 tahun dan siswa jurusan teknik itu pun kemudian memenangkan kompetisi lewat rencana aplikasi buatannya, serta berhak atas uang hadiah senilai US$ 10,000. Uang itu kemudian ia gunakan untuk mewujudkan pengembangan aplikasi lebih jauh, dengan menghubungkan lebih dari 1.000 relawan dengan 20 organisasi nirlaba di kota ke-dua terbesar di Meksiko itu.

Banyak orang dengan mudah berkeluh kesah, akan tetapi saya menemukan gagasan bahwa orang tidak akan begitu saja turun ke jalan menjadi relawan, olah karenanya saya memutuskan membuat aplikasi iniLobato

Perempuan Lebih Dominan di Internet?

Perempuan semakin banyak yang menggunakan internet. Tidak diragukan lagi perempuan makin menyukai dunia internet seiring semakin majunya dunia internet itu sendiri dan teknologi untuk mendapatkannya. Pada tahun 2010, 46 pengguna pengguna internet di seluruh dunia adalah wanita. Angka ini tidak berbeda jauh dengan kaum pria.

Bahkan tahun ini dengan makin majunya social media seperti Facebook, angka kepesertaan perempuan dalam menggunakan internet dipercaya akan semakin naik. Data terakhir menunjukkan perempuan terutama di social media melebihi jumlah laki-laki, bahkan yang paling banyak mengakses social media dengan ponsel adalah perempuan.

Jumlah 46 persen pengguna internet perempuan tersebut tersebar di berbagai kawasan dengan persentase yang berbeda-beda. Di Asia Pasifik, 42,4% pengguna internet adalah perempuan, sedangkan di Eropa angkanya mencapai 47%. Di Amerika Utara dan Amerika Latin kepesertaan perempuan berada di angka 50,4% dan 48,1%. Lebih jauh negara-negara seperti Singapura, Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru memiliki pengguna internet perempuan yang lebih banyak dibandingkan laki-laki.

(Visited 20 times, 1 visits today)