Diskusi Kerjasama Kandidat Presiden Prancis Tersendat, Euro Tertekan

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

Euro tampil defensif di sesi perdagangan hari Selasa (21/Feb) ini, tertekan oleh kekhawatiran dalam pemilu Prancis. Sentimen yang muncul saat ini memperbesar peluang terpilihnya Marine Le Pen yang mengusung kebijakan anti-Euro. Pasar khawatir hasil pemilu Prancis akan mengulang kejutan Brexit dan pemilu Presiden AS.

euro-currencyPermintaan akan surat-surat utang Prancis meningkat tajam melebihi permintaan terhadap obligasi pemerintah Jerman, tertinggi sejak akhir tahun 2012. Hal ini terjadi sesaat setelah polling sementara menunjukkan bahwa kandidat dari esktrim kanan, Marine Le Pen, menyempitkan gap terhadap lawannya dari poros tengah. Euro diperdagangkan di angka 1.05813 terhadap Dolar AS, tergelincir sedikit dari posisinya di sesi perdagangan sebelumnya. Di sesi New York, perdagangan sepi sehubungan dengan libur pasar AS dalam rangka President Day. EUR/USD sudah merosot hingga 1.75 persen bulan ini. “Orang-orang sudah belajar dari kejutan-kejutan besar yang terjadi tahun lalu. Mereka mungkin tak ingin mengambil risiko besar. Euro dapat menghadapi tekanan yang cukup kuat mengingat masih ada waktu sebelum hari-H pemilihan,” kata Ayako Sera, Ahli Strategi Pasar di Sumitomo Mitsui Bank.

Informasi
Putaran pertama Pemilu Prancis dijadwalkan pada tanggal 23 April. Dua kandidat dengan suara terbesar akan dipertemukan kembali di putaran kedua pada tanggal 7 Mei.

Euro telah tertolong oleh lambannya kemajuan hasil diskusi rencana kerja sama antara para kandidat dari Partai Sosialis, Benoit Hamon, dan kandidat ekstrim kiri Jean-Luc Melenchon. Kerjasama tersebut digagas atas dasar kekhawatiran bahwa kepopuleran Hamon atau Melenchon, tidak cukup untuk menghadapi popularitas Le Pen di putaran kedua. Euro pun menguat oleh ide persatuan ini.

Catatan
Terhadap Yen, Euro diperdagangkan di angka 120.24 dengan kecenderungan sideways setelah penurunan yang cukup tajam di akhir pekan tanggal 17 Februari lalu.
(Visited 28 times, 1 visits today)