Dolar AS Loyo Awali Pekan, Komentar Donald Trump Bingungkan Pasar

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

Dolar AS memulai minggu ini di level rendah setelah data ekonomi AS menunjukkan kenaikan gaji yang ternyata lebih rendah daripada ekspektasi. Hal ini diperkirakan dapat menjadi penghalang kenaikan suku bunga AS bulan depan. Di sesi perdagangan Senin (06/Feb), Indeks Dolar menurun 0.1 persen ke angka 99.725. Dolar AS terpantau flat terhadap Yen Jepang sejak sesi perdagangan Amerika hari Jumat lalu. Saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan di angka 112.44, tak jauh dari level 112.56 di akhir pekan. Sementara itu, EUR/USD flat di angka 1.0774.

dolarASNFP AS yang dilaporkan pada hari Jumat itu menunjukkan kenaikan yang lebih besar daripada ekspektasi, sayangnya, tingkat pengangguran naik dan pertumbuhan gaji mengecewakan. Faktor-faktor tersebut ditengarai sebagai penyebab gagal menguatnya Dolar AS walaupun NFP AS melesat. Fed fund futures memberikan kisaran 10 persen untuk peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Maret setelah data ketenagakerjaan pada hari Jumat, demikian menurut CME Group FedWatch. Namun, peluang untuk kenaikan pada bulan Juni justru meningkat hingga 60 persen

Stimulus fiskal dari Presiden Donald Trump juga menjadi faktor yang memengaruhi rencana tiga kali kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Akan tetapi, Presiden The Fed San Fransisco, John Williams, pada hari Jumat lalu mengatakan bahwa The Fed dapat mempersiapkan kenaikan suku bunga tahun ini tanpa perlu mengetahui detil kebijakan fiskal baru AS. Menguatnya inflasi dan sektor ketenagakerjaan sudah cukup untuk dijadikan dasar. Pembatasan angka imigrasi ke AS dan perbaruan sanksi ke Iran oleh Donald Trump, mencuri perhatian pasar minggu ini. Jumat lalu, Trump juga meminta diadakan review peraturan perbankan setelah krisis finansial 2008.

Komentar Donald Trump Yang Bingungkan Pasar
“Komentar-komentar Trump terkadang memang membuat kita bingung, dan kita harus selalu menunggu detil-detilnya,” kata Kaneo Ogino, Direktur Bagian Forex di Global-info, Tokyo. “Kenaikan Dolar AS sedikit berat, namun masih ada orang-orang yang melakukan buying on dips, jadi, range trading tampaknya akan berlanjut minggu ini,”
(Visited 27 times, 1 visits today)