Emas Menjulang Tinggi Gara-Gara Trump Dan Ketegangan Geopolitik

In Berita Fundamental Emas by Reza Pahlevi

EmasPelemahan mata uang Dolar AS dan peningkatan ketegangan hubungan antara AS dan Rusia membuat kenaikan harga aset safe haven seperti emas tidak terbendung. Harga emas spot saat berita ini ditulis diperdagangkan di kisaran level harga 1,286 Dolar AS dan harga emas berjangka di Comex New York Mercantile Exchange naik sebesar 0.81 persen menjadi 1,288 Dolar AS per troy ons. Harga emas batangan pecahan satu gram milik PT Antam turut menanjak ke level harga Rp 598,000 daripada sebelumnya di level harga Rp 594,000.

Harga logam mulia emas di sesi hari Rabu kemarin meningkat tajam hampir dua persen sejalan dengan turunnya mata uang Dolar AS ke level terendah lima bulan karena pernyataan Donald Trump. Presiden AS menyatakan bahwa dirinya tidak suka jika Dolar AS terlalu kuat dan lebih memilih apabila the Fed mempertahankan tingkat suku bunga AS di level rendah. Di samping itu, Trump menuturkan bahwa bisa jadi ia akan mengangkat Janet Yellen menjadi Ketua The Fed lagi. Menurut beberapa analis, peluang tersebut muncul mengingat Janet Yellen selama ini cenderung dovish dan bersikap hati-hati dalam melakukan pengetatan kebijakan moneter.

Pada hari Rabu kemarin, Presiden AS dan Rusia memaparkan pandangan hubungan antar negara yang kurang baik ditengah ketegangan serangan kimia serta peluncuran misil di Suriah. Situasi tersebut mendorong naiknya tensi geopolitik sehingga harga logam si kuning kian cemerlang dan berada di level harga tertinggi sejak bulan November. Kondisi ini bisa terjadi akibat langkah para investor yang mencari perlindungan dengan membeli aset safe haven seperti emas.

Informasi
“Tingginya tensi geopolitik global dan kondisi politik di Eropa telah menyebabkan minat investor pada aset berisiko turun selama pekan ini, dibuktikan dengan melorotnya bursa saham global,” ujar Lukman Otunoga, analis di FXTM. Otunoga berpendapat, saat ini logam mulia emas dipilih sebagai alternatif dan harga emas bisa jadi akan cenderung bullish jika kecemasan para pelaku pasar terus berlanjut.
(Visited 19 times, 1 visits today)