EUR/CHF Anjlok Pasca Peristiwa Mematikan Di Turki Dan Jerman

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

eur-chfFranc Swiss sebagai mata uang safe haven terpantau menguat versus Euro pada hari Selasa (20/Desember) hari ini setelah dua insiden mematikan yang terjadi di dua negara terpisah, Turki dan Jerman. Dilansir dari Reuters, peristiwa mencekam tersebut cukup menaikkan kekhawatiran di Barat meski dampaknya tak begitu terasa pada pair-pair mata uang mayor. EUR/CHF melemah dengan Swissy yang melonjak ke level tinggi enam bulan. Saat berita ini ditulis, pair tersebut diperdagangkan di level 1.068 dari sebelumnya di angka 1.0712.

Para investor heboh setelah salah seorang duta besar Rusia di Turki ditembak mati oleh salah seorang polisi yang sedang tidak dalam jam tugas. Diplomat tersebut ditembak saat sedang menyampaikan pidato di sebuah galeri seni di Ankara. Kekhawatiran pasar makin menjadi setelah kabar lain di belahan negara yang berbeda di Eropa, Jerman, menyebutkan bahwa sebuah truk menabrak kerumunan orang di Berlin. Truk tersebut menyeruak kerumunan orang yang berbelanja menjelang Natal dan sedikitnya 12 orang tewas akibat kejadian ini. Ketakutan yang muncul pada dasarnya adalah ketakutan traumatis, mengingat peristiwa serupa yang pernah terjadi di Nice, Prancis, pada Juli lalu yang menewaskan 86 jiwa.

Namun, dampak peristiwa ini tak memberikan pengaruh banyak pada pasar yang sedang tenang jelang libur panjang. USD/JPY menguat kembali setelah kebijakan moneter Jepang diumumkan tidak berubah. Sedangkan USD/CHF juga tampak merangkak naik ke angka 1.2079, walaupun Franc Swiss sempat menguat tipis pasca peristiwa tersebut. Minggu lalu, Bank Sentral Swiss (SNB) memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneternya meski memberikan peringatan akan pengaruh eksternal dari Inggris dan Uni Eropa.

(Visited 22 times, 1 visits today)