Facebook Messenger Optimalisasi Bot demi Bantu Pelaku Bisnis

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Aktivitas berkirim pesan melalui aplikasi chat Facebook Messenger bakal terus mengalami pertumbuhan pesat hingga beberapa tahun ke depan. Hal tersebut diungkapkan Alice Wei, Strategic Product Partnership Facebook dalam acara Platform Meetups yang diselenggarakan di Jakarta baru-baru ini. Sebagai aplikasi chat yang terintegrasi dengan layanan Facebook, Messenger saat ini diklaim telah digunakan lebih dari 1,2 miliar orang di seluruh dunia. Angka tersebut hampir mendekati jumlah total pemakai Facebook yang diklaim mencapai dua miliar pada akhir bulan juni 2017 kemarin.

Peluang dari perilaku konsumen pengguna aplikasi chat


Pertumbuhan signifikan ini lantas mendorong Facebook untuk terus berinovasi, termasuk dalam hal pemasaran digital. Dari data internal yang disampaikan oleh Wei, saat ini Facebook memiliki lebih dari tujuh puluh juta Pages berkategori bisnis. Dua puluh juta di antaranya aktif menggunakan layanan Messenger untuk melayani calon konsumen. Yang menarik, konsumen ternyata cenderung berbelanja dengan pelaku bisnis yang bisa mereka pesan secara langsung melalui Messenger. Situasi tersebut mendorong Facebook untuk membuka platform Messenger mereka kepada developer agar bisa menghasilkan sesuatu yang berguna untuk menghubungkan pelaku bisnis dengan konsumen, seperti chatbot.

Kami berkomitmen membantu pengusaha dalam mempelajari bagaimana cara menumbuhkan bisnis melalui perangkat dan solusi Facebook for Developer,” ungkap Wei. Dengan dibukanya platform Messenger untuk keperluan developer, Facebook mengklaim telah menghasilkan seratus ribu bot dalam kurun waktu satu tahun. Dari ribuan bot yang tercipta, kami melihat ada empat kasus kebutuhan dalam berbisnis. Pertama adalah untuk meningkatkan awareness, berikutnya adalah mendapatkan pelanggan, ketiga melakukan transaksi, dan terakhir sebagai layanan customer service.”

Wei menyebut salesstock sebagai contoh kasus menarik dari pemanfaatan layanan ini di Messenger. Ia menjelaskan bahwa startup e-commerce ini telah membukukan transaksi yang lebih baik karena konversi pengguna Facebook Messenger yang jumlahnya lebih besar dibandingkan situs dan aplikasi mereka.

Uji coba fitur Discovery Tab di Amerika Serikat


Terkait dengan pengadopsian teknologi bot ke dalam Messenger, Wei juga mengungkapkan bahwa Facebook saat ini tengah melakukan uji coba fitur Discovery Tab di kawasan Amerika Serikat. Discovery Tab adalah fitur baru di Messenger yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan menemukan bot, tempat terdekat dan bisnis untuk keperluan pemesanan. Melalui fitur ini, pelaku bisnis dapat menampilkan layanan mereka secara lebih mudah kepada pengguna Messenger, tanpa harus mengeluarkan uang untuk beriklan. Di samping itu, Facebook juga tengah mengoptimalkan fungsi Analytics untuk keperluan beriklan melalui kanal omnichannel yang mereka miliki seperti Facebook Pages, Instagram, dan WhatsApp. Sebelumnya, mereka juga telah mulai mengimplementasikan iklan di sela-sela kolom percakapan antar pengguna aplikasi Messenger.
(Visited 19 times, 1 visits today)