Hal Yang Sulit Untuk Dipertimbangkan trader Dalam Trading Forex

In Psikologi Trading by Della Fitriani

orang-bingung

Hallo Traders, anda tentunya pasti pernah bertanya, apakah yang harus anda lakukan, apakah anda harus mengurangi posisi size dalam trading forex atau anda harus mengurangi leverage dalam trading forex. Dan tentunya artikel ini akan memberikan pembahasan kepada anda bagaimana atau apa yang harus anda lakukan, anda ingin tahu kelengkapanya? yuk baca di sini:

Mengurangi position size atau memperkecil di Forex

Dari survey yang pernah dilakukan pada sejumlah trader forex yang sering mendapatkan profit dengan cepat, mereka cenderung yakin bahwa untuk trade-trade berikutnya akan berulang seperti itu, sehingga ketika harga tidak menyentuh level target profit dengan cepat mereka akan menutup trade tersebut sebelum waktunya, meskipun kadang mereka mengalami kerugian.

Survey lain menunjukkan setelah trader mengalami kerugian, ia sangat berharap dan kadang yakin bahwa trade berikutnya pasti profitable. Alhasil ia memperbesar position size diluar rencana trading, dengan demikian ia juga memperbesar resiko. Apakah benar trade tersebut profitable? Tidak seorangpun tahu termasuk trader tersebut. Yang pasti ia telah menyalahi aturan yang disepakatinya sendiri mengenai besarnya resiko yang bisa ditanggung pada setiap trade. Perlu diketahui persentasi profit yang mesti Anda peroleh untuk menutup kerugian adalah lebih besar dari persentasi kerugian itu sendiri. Jika Anda rugi 25% dari balance, maka harus profit 33.3% agar breakeven atau balik modal.

Dengan mengurangi position size (bukan malah memperbesar) ketika Anda merasa tidak sabar akan bisa meredakan stress karena tidak terlalu khawatir lagi pada besarnya kerugian yang bakal Anda alami. Dengan cara ini Anda akan bisa melatih kesabaran. Selain mengurangi position size, Anda juga bisa memperkecil leverage sehingga margin Anda lebih besar. Margin akan membatasi besarnya kerugian jika mungkin Anda tidak menggunakan stop loss. Namun hal ini tergantung dari broker forex Anda, apakah bisa berganti leverage pada setiap trade.

Melihat trend pada time frame yang lebih tinggi dalam Forex

Metode kedua agar bisa lebih sabar adalah dengan melihat trend pergerakan harga pada time frame yang lebih tinggi. Saat ini trading Forex USD/CNH (USD versus Chinese Yuan) pada time frame 1 jam (H1) atau yang lebih rendah pergerakan harganya begitu choppy dengan trend yang tidak beraturan. Jika Anda hanya memperhatikan time frame tersebut dan kurang sabar maka akan cenderung stress dan mungkin frustasi. Namun Anda akan lebih tenang dan sabar setelah mengamati trend pasangan mata uang tersebut pada time frame harian (daily) yang masih bergerak uptrend.

Metode kedua agar bisa lebih sabar adalah dengan melihat trend pergerakan harga pada time frame yang lebih tinggi. Saat ini trading USD/CNH (USD versus Chinese Yuan) pada time frame 1 jam (H1) atau yang lebih rendah pergerakan harganya begitu choppy dengan trend yang tidak beraturan. Jika Anda hanya memperhatikan time frame tersebut dan kurang sabar maka akan cenderung stress dan mungkin frustasi. Namun Anda akan lebih tenang dan sabar setelah mengamati trend pasangan mata uang tersebut pada time frame harian (daily) yang masih bergerak uptrend.

Kata Bijak…

“All traders by nature desire ways to find profitable “trades.

(Visited 42 times, 1 visits today)