Harga Emas Bakal Tertekan Jelang Pertemuan The Fed

In Berita Fundamental Emas by Della Fitriani

Harga emas berpeluang melemah dalam jangka pendek. Hal itu dipengaruhi sentimen jelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve. Meski harga emas sempat reli ke level tertinggi dalam tujuh bulan pada pertengahan minggu lalu namun tidak dapat pertahankan hingga akhir pekan. Harga emas turun 0,68 persen, dan berada di kisaran US$ 1.271,40 per ounce pada Jumat pekan lalu. Analis menilai, harga emas mencoba level resistance di bawah US$ 1.300 per ounce. Analis mencatat, dolar Amerika Serikat (AS) menguat jelang pertemuan the Federal Reserve menekan euro dan mata uang Inggris pound sterling. Penguatan dolar AS juga menekan emas. Selain itu, meski suku bunga the Federal Reserve diperkirakan naik terbatas juga belum akan mengangkat harga emas.

Hasil Pemilu Inggris Tidak Mampu Kerek Harga Emas

Selama sesi perdagangan hari Jumat pekan kemarin, harga emas ambruk sebesar satu persen meskipun ada ketidakpastian politik di Inggris. Logam mulia emas mengalami penurunan mingguan terbesar pertama dalam lima pekan yakni sebesar 0.7 persen.

Saya pikir tidak ada keraguan lagi bahwa hasil pemilu Inggris telah menyebabkan ketidakpastian yang signifikan, tapi faktanya hal tersebut adalah hanya isu lokalNaeem Aslam, Kepala Analis di ThinkMarkets
INFO :
Harga emas di PT Aneka Tambang Tbk, pada transaksi pagi hari ini Jumat 9 Juni 2017, tercatat turun sebesar Rp2.000 per gram, dibandingkan harga jual emas pada Kamis kemarin, 8 Juni 2017.
Berdasarkan data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia, Antam, untuk pembelian di kantor Pulogadung, emas dibanderol Rp594 ribu per gram.
(Visited 18 times, 1 visits today)