Harga Emas Solid, Didukung Kekacauan Politik AS Dan Lemahnya Dolar

In Berita Fundamental Emas by Della Fitriani

Ketidakpastian politik di bawah kepemimpinan Donald Trump dan pelemahan kurs Dolar membuat harga logam mulia emas solid di kisaran level harga tertingginya tujuh pekan. Harga emas di sesi Asia pada hari Selasa ini (01/08) terpantau naik kembali. Pada sesi perdagangan hari Senin malam kemarin, harga emas sempat turun tipis tapi si kuning menutup perdagangan bulan Juli dengan harga yang solid sejalan dengan Dolar yang masih mengalami tekanan. Selama bulan Juli, harga emas mengalami kenaikan sebesar 2.1 persen, performa terbaik sejak bulan Februari.

Dolar Sempat Angkat Harga Emas ke Posisi Tertinggi dalam 7 Pekan

New York Harga emas sempat mencapai posisi tertinggi dalam hampir tujuh minggu didorong  dolar yang melemah dan prediksi jika data ekonomi yang meragukan akan mengganjal langkah Federal Reserve menaikkan suku bunganya lagi pada tahun ini. Meski kemudian di akhir hari, harga emas berbalik turun.

Melansir laman Reuters, Selasa (1/8/2017), harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi US$ 1.267,4 per ounce, setelah naik ke posisi tertinggi sejak 14 juni di US$ 1.270,98 per ounce. Harga berada di jalur kenaikan sebesar 2,1 persen pada bulan ini, kinerja bulanan terkuat sejak Februari. Adapun emas berjangka AS turun 0,1 persen menjadi US$ 1.266,60 per ounce.

(Visited 40 times, 1 visits today)