Harga Emas Tergelincir, Pasar Menanti Hasil Pemilu Inggris

In Berita Fundamental Forex by Reza Pahlevi

Harga emas di sesi Asia pada hari Jum’at (09/06) tergelincir, menghapus kenaikannya sepekan. Emas terpantau turun menjelang putusan pemilu Inggris yang belum jelas. “Harga emas telah menurun sejak kemarin dan volume trading logam mulia emas saat ini juga terbilang rendah,” kata Jordan Eliseo, ahli ekonomi di ABC Bullion. Eliseo berpendapat, pergerakan harga terbesar hari ini adalah pada mata uang Sterling.

Saat berita ini diturunkan, harga emas spot mengalami penurunan sebesar 0.28 persen ke level harga 1,274 Dolar AS dan harga emas berjangka pada Comex New York Mercantile Exchange diperdagangkan turun 0.20 persen menjadi di kisaran level harga 1,277 Dolar AS per troy ons. Harga emas batangan pecahan 1 gram bersertifikat Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk turut melandai ke level harga Rp 594,000 dan harga buy back Rp 542,000.

Logam mulia emas juga gagal mendapatkan dorongan dari testimoni Direktur FBI James Comey ditengah investigasi terkait dengan keterlibatan Rusia dalam pemilu Presiden AS tahun lalu. Comey mengatakan bahwa alasan Presiden AS, Donald Trump memecatnya adalah karena Trump ingin mengacaukan investigasi Comey sehubungan dengan kerjasama antara tim kampanye Donald Trump dengan Rusia.

Terlepas dari testimoni Comey, pelemahan emas juga disebabkan oleh keputusan ECB hari Kamis malam kemarin. Bank sentral Uni Eropa ini menutup peluang adanya pemangkasan tingkat suku bunga lebih lanjut. ECB menyebut kondisi perekonomian di Zona Euro tengah rebound. “Harga emas mulai mengendur seiring dengan pernyataan ECB yang menyiratkan tidak ada pemangkasan tingkat suku bunga lagi dan bisa jadi bank sentral tersebut akan menggeser pandangannya ke kebijakan moneter yang agak ketat,” ujar Rob Haworth, analis senior di Bancorp Wealth Management. Haworth berpendapat, ada kemungkinan ECB mengikuti langkah bank sentral lain yakni seperti Federal Reserve dan hal ini menyebabkan logam mulia emas cenderung bearish.

Note :
Meski demikian, seorang analis di USB, Joni Teves menilai, emas bisa jadi merangkak naik lagi mengingat saat ini masih ada ketidakjelasan politik global. Selama ini meningkatnya potensi risiko karena konflik geopolitik telah berhasil membuat harga aset safe haven meninggi. Harga emas akan cenderung meningkat ditengah ketidakpastian karena investor berbondong-bondong memilih aset perlindungan daripada aset berisiko.
(Visited 35 times, 1 visits today)