Indonesia Kini Punya Badan Siber dan Sandi Negara

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Pemerintah akhirnya resmi mendirikan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) lewat Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2017, tentang Badan Siber dan Sandi Negara. Didirikannya BSSN adalah gabungan dari dua lembaga, yaitu Lembaga Sandi Negara dan Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Untuk susunan organisasi, BSSN terdiri dari Kepala, Sekretariat Utama, Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi, Deputi Bidang Proteksi, Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan, serta Deputi Bidang Pemantauan dan Pengendalian.

Presiden Joko Widodo telah menekan Peraturan Presiden tentang Badan Siber dan Sandi Negara

Presiden Joko Widodo telah menekan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, Badan Siber sudah dapat mulai mendeteksi, mencegah, bahkan memperbaiki permasalahan keamanan siber. Rudiantara menyatakan BSSN tidak akan tumpang tindih dengan Lembaga Sandi Negara atau lembaga serupa yang telah ada sebelumnya dan berlaku di Indonesia.

Justru (BSSN) mengkoordinasikan agar semua lebih baikRudiantara di Gedung Pancasila, Kamis (1/6)

Rudiantara mengatakan, Jokowi kini belum mengeluarkan Keputusan Presiden (keppres) pemilihan kepala BSSN. Berdasarkan pasal 1 beleid itu, Kepala BSSN akan bertanggung jawab kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi terbentuk

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi terbentuk dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2017. Perpres telah dikeluarkan tanggal 23 Mei 2017. Hal itu disampaikan Deputi 7 Kementerian Koordinator (Kemenko) Politik, Hukum dan Keamanan, Marsekal Muda TNI Warsono di Jakarta, Jumat (2/6). Ia menjelaskan BSSN sesungguhnya bukan badan baru. Lembaga ini merupakan gabungan dari Direktorat Keamanan Informasi yang berada di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

Jika selama ini terpisah maka saat ini disatukanWarsono
(Visited 17 times, 1 visits today)