Jauhkan Kerugian Dengan Teknik Averaging

In Strategy Trading by Della Fitriani

Naik-Tangga

Dalam perdagangan forex, pasti anda sering mendengar loss atau kerugian yang dialami saat melakukan transaksi. Hingga saat ini masih banyak sekali traders yang banyak pengalaman maupun sudha lama terjun di dunia trading tetap mengalami kerugian. Salah satu penyebabnya adalah mereka tidak merencanakan soal berapa besar seharusnya kerugian yang akan di tanggung. Pada dasarnya jika ingin menjadi seorang traders yang sukses dalam dunia trading. Anda harus punya strategi yang baik untuk menentukan berapa besara kerugian yang akan anda tanggung. Jangan hanya memikirkan berapa profit yang akan anda dapat. Jika anda sudah merencanakan segala sesuatunya dengan baik, sudah dapat dipastikan keuntungan yang besar akan anda gapai. Dalam strategi trading, anda harus menyiapkan risk management jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan seperti harga berbalik jauh dari OP anda. Maupun terkadang adanya Gap yang tidak dapat dihindari. Anda harus punya perencanaan untuk menghadapi itu semua.

Lalu bagaimana menghadapi kerugian yang akan timbul dengan teknik Averaging ? Apa sebenarnya tujuan dari Averaging itu sendiri?

Kenapa dapa dikatakan memperbesar keuntungan ? Jika memprediksi market akan naik , sehingga anda membuka posisi buy . Beberapa saat kemudian ternyata market memang naik , namun ternyata anda melihat market akan naik lebih tinggi lagi. Sehingga anda membuka posisi buy kembali. Karena pada saat itu anda masih berpikir market sangat kuat untuk naik lagi , lalu anda membuka posisi buy lagi. Pada saat market meninggi , kini anda telah memiliki 3 posisi buy yang sedang profit .Maka jika anda menutup ketiga posisi tersebut , profit anda akan lebih banyak jika dibandingkan dengan tidak melakukan averaging.

(Visited 47 times, 1 visits today)