Kaum Sanaa Di Yaman Hanya Bisa Melihat di Malam Hari dan Saat Gelap

In Berita Terhangat dan Terkini by Reza Pahlevi

sanaaSanaa – Jauh dari perang, sebuah desa di Yaman telah mengalami fenomena langka di mana orang-orang dari Desa Khashaba dibutakan oleh cahaya. Mereka hanya melihat saat malam hari dan dalam kondisi kegelapan total. Beberapa warga di sebuah desa di barat daya ibukota Sanaa itu – di mana banyak penduduk setempat menderita kemiskinan, kekurangan air dan listrik – mengatakan bahwa mereka tidak dapat melihat dalam keadaan terang karena membuat pandangan mereka kabur. Namun, pandangan mereka meningkat ketika matahari terbenam.

Informasi
Tidak ada laporan lain dari kasus serupa di Yaman, tapi dokter mengatakan fenomena ini disebabkan karena kelainan genetik yang mempengaruhi penduduk desa.

Dr. Hussien al-Nufaily, yang menyadari gangguan di desa itu dan telah melakukan penelitian, mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa hal itu adalah sebuah kondisi yang mempengaruhi reseptor cahaya di retina, yang bertanggung jawab untuk menerima sinar matahari. Ada dua jenis reseptor cahaya, satu yang menerima cahaya di malam hari dan satu yang menerima cahaya siang hari. Tapi mereka yang mengalami gangguan hanya memiliki lima persen reseptor yang bertanggung jawab untuk menerima sinar matahari.  “Hal itu menyebabkan hilangnya penglihatan pada siang hari,” ujar Nufaily sebagaimana dikutip Al Arabiya English Senin 30 Januari 2017. Nufaily mendiagnosis gangguan itu sebagai “cone dystrophy”, yang menyebabkan kepekaan terhadap cahaya terang, dan pandangan warna yang buruk. Dia juga menyatakan bahwa kondisi ini sering disertai dengan hemeralopi ( kebutaan siang hari) dan fotofobia (intoleransi cahaya).

Gangguan itu, yang mempengaruhi orang dari berbagai usia, tidak ada penyembuhannya. Namun, kacamata medis khusus mungkin membantu untuk meringankan cahaya sehingga membuat orang-orang yang menderita gangguan dapat menjalani hidup normal di siang hari.

(Visited 33 times, 1 visits today)