Kelegaan Hasil Pilpres Prancis Kuatkan Rupiah

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

Nilai tukar Rupiah hari ini menguat saat pembukaan sesi perdagangan Senin (08/Mei) awal peka. Dari angka Rp13.339 per Dolar AS pekan lalu, sekarang Rupiah diperdagangkan di Rp13,324 per Dolar AS di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Di pasar spot, Rupiah terangkat ke level Rp13.319 p-ada pukul 10:13 WIB, seperti yang dikutip oleh Kontan.

rpKemenangan Emmanuel Macron untuk terpilih sebagai Presiden Prancis, rupanya cukup memberi dampak bagi mata uang-mata uang Asia, termasuk Rupiah. IHSG pun dilaporkan naik hingga 0.58 persen ke angka 5,716.49. Macron merupakan figur dari poros tengah Prancis yang memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan Uni Eropa, sesuai dengan ekspektasi pasar. Lawannya, Marine Le Pen dari Partai National Front, memiliki komitmen untuk mengeluarkan Prancis dari Uni Eropa seperti Inggris. Menangnya Macron–yang terpilih di usia yang masih sangat muda, 39 tahun–tersebut membuat pasar bisa bernapas lega. Aset-aset berimbal hasil tinggi seperti Rupiah pun panen permintaan.

Sementara itu, Reuters menuliskan bahwa penguatan Rupiah dalam beberapa bulan terakhir ini akan terbatas. Setelah meraih penguatan hingga 1.1 persen sepanjang tahun 2017 ini berjalan, Rupiah tak akan lagi tampak terlalu menguat akibat intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

Informasi :
Deputi Gubernur BI, Sugeng, mengatakan,”Dalam beberapa waktu terakhir ini, kami sedang menjaga agar Rupiah tak terlalu menguat sehingga tidak berdampak buruk pada sektor ekspor.” Sugeng berharap, upaya tersbeut bisa meyakinkan para investor bahwa Indonesia sedang dalam langkan untuk meningkatkan kekuatan fundamentalnya.
(Visited 17 times, 1 visits today)