Kiamat 23 September dan Siapa David Meade?

In Berita Terhangat dan Terkini by Reza Pahlevi

David Meade menjadi terkenal secara online karena memprediksi peristiwa kiamat akan menimpa bumi pada hari Sabtu, 23 September ini. Meade menggambarkan dirinya sebagai “spesialis penelitian dan investigasi”. Meade, dalam salah satu klaimnya, mengatakan pada hari Sabtu ini sebuah konstelasi – sebuah tanda yang dinubuatkan di dalam Kitab Wahyu – akan mengungkapkan dirinya di langit di atas Yerusalem, yang menandakan dimulainya akhir dunia.

Meade percaya bahwa pada akhir Oktober, dunia dapat memasuki periode penderitaan tujuh tahun, di mana peristiwa bencana akan terjadi, sebagaimana dilaporkan The Washington Post, Rabu 20 September 2017. Dia juga mengklaim bahwa sebuah planet bernama Nibiru, yang telah dibantah oleh NASA sebagai tipuan, mengarah ke Bumi. Ketika Nibiru melewati Bumi, Meade mengklaim malapetaka dalam bentuk gempa bumi, letusan gunung berapi, gelombang pasang dan lainnya akan terjadi.

Sayangnya dia tidak banyak bicara tentang dirinya sendiri, setidaknya tidak ada informasi spesifik dan dapat diverifikasi. Ketika ditanya di mana dia tinggal, dia hanya mengatakan bahwa dia berada di “jantung sebuah zona bencana besar” setelah Badai Irma. Ketika ditanya di mana dia kuliah, dia hanya mengatakan bahwa dia belajar astronomi di sebuah universitas di Kentucky dan menolak untuk mengatakan kampus mana, dengan alasan masalah keamanan.

Situsnya mengatakan bahwa dia bekerja dalam penyelidikan forensik dan menghabiskan 10 tahun terakhir “menulis laporan khusus untuk manajemen” untuk perusahaan Fortune 1000, namun dia mengabaikan pertanyaan tentang perusahaan mana dan apa yang saat ini dia lakukan untuk mencari nafkah. Sebuah biografi singkat di sebuah situs web Planet X News mengatakan bahwa dia mempelajari “astronomi, di antara mata pelajaran lain” di University of Louisville. Namun, universitas tersebut mengatakan bahwa mereka tidak dapat memverifikasi apakah dia adalah seorang siswa di sana.

Situs web tersebut juga mengatakan bahwa Meade menyukai “menghubungkan sains dan Alkitab,” dan dia percaya bahwa Nibiru, yang juga dia sebut Planet X, adalah “pernikahan sempurna dari dua.” “Saya dibesarkan Katolik dan semua orang Katolik mempercayai Alkitab,” tulis Meade di situsnya.

Dia juga kritis terhadap generasi muda, yang menurutnya telah “terbodohkan oleh TV, iklan, olahraga dan lainnya.” “Yang mengherankan saya adalah bahwa generasi baru ini tidak terlibat dalam pemikiran kritis Mereka tidak membaca. Mereka tidak mengerti apa-apa,” tulisnya. “Sangat menyedihkan, sungguh.

Meskipun mengatakan bahwa kiamat 23 September adalah “kisah abad ini”, namun di situsnya Meade mengatakan klaim itu telah terdistorsi dan disalahpahami oleh media arus utama. Dia mengatakan beberapa terbitan telah membesar-besarkan kata-katanya dan secara keliru melaporkan bahwa dia yakin dunia akan berakhir akhir pekan ini.

(Visited 39 times, 1 visits today)